Sempat Jadi DPO, Spesialis Jambret Dompet Perempuan di Tembak Polisi

0
BhasaFM
Berusaha kabur pencuri di empat TKP di pelor polisi (foto: Zaini Zain)

Situbondo- Tim Resmob Polres Situbondo menembak pelaku kejahatan, yang namanya sempat masuk Daftar Pencarian Orang Alias DPO. Sugeng Alfarisi ditembak kaki kirinya, karena berusaha kabur saat dilakukan olah TKP.

Pemuda berusia 20 tahun asal  Dusun Kauman, Desa Besuki, Kecamatan Besuki, terlibat sejumlah aksi penjambretan di Kecamatan Besuki.  Terakhir, Sugeng menjambret dompet milik Lisyati, 40 tahun,  seorang ibu rumah tangga  asal Dusun Rampak,  Desa Gunung Malang, Kecamatan Suboh.

Sugeng menjembret dompet milik Lisyati, saat korbannya membeli nasi di warung utara Alun-Alun Besuki awal Desember 2018 lalu. Pelaku menarik paksa dompet korban yang berisi HP merk Samsung serta uang  sebesar 3 juta rupiah.

Saat beraksi, Sugeng tidak sendirian melainkan bersama rekannya bernama Yanto. Namun setelah mendengar Yanto ditangkap polisi Sugeng melarikan diri ke luar kota. Sugeng berhasil ditangkap di tempat persembunyiannya, di depan balai Desa Branang, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Jum’at malam lalu.

Menurut Kasat Reskrim Polres Situbondo, AKP Masykur, penangkapan tersangka ini, merupakan pengembangan dari tersangka lainnya bernama Yanto yang berkasnya sudah P21.

Masykur menambahkan, dari hasil pengembangan, tersangka terlibat aksi kejahatan di empat TKP, masing-masing tiga TKP di Kecamaatn Besuki dan satu TKP di Kecamatan Sumbermalang.

Masykur mengaku, selain mengamankan tersangka polisi juga mengamankan barang bukti berupa HP Samsung hasil aksi kejahatannya, serta uang sebesar 3 juta rupiah. Tidak hanya itu, polisi juga mengamankan sepeda motor Honda Beat yang digunakan tersangka melancarkan aksinya.