933 Mahasiswa Universitas Ibrahimy di Wisuda

0
Usai prosesi wisuda KHR Ahmad Azaim Ibrahimy bersama Civitas Akademik Universitas Ibrahimy dan perwakilan Kemenag RI (11/11) (Foto: Zaini Zain)

Situbondo– Universitas Ibrahimy Sukorejo mewisuda 933 Mahasiswa, Minggu kemarin (11/11). Wisuda ke XXVII ini berlangsung di auditorium Pondok  Pesantren Salafiyah-Syafi’iyah Sukorejo. Wisuda kali ini merupakan yang pertama, setelah penggabungan prodi jurusan umum dan jurusan agama.

Sebanyak 933 mahasiswa dan mahasiswi yang di wisuda tersebut terdiri dari 890 mahasiswa D3, S1 dan S2. Sedangkan sebanyak 43 merupakan wisudawan  dan wisudawati Tahfidzul Qur’an.  Pelaksanaan wisuda di Universitas Ibrahimy dihadiri Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah-Syafi’iyah Sukorejo, KHR Ahmad Azaim Ibrahimy, Rector Universitas se-eks Karesidenan Besuki, Lembaga Layanan Dikti dan Kopertais Wilayah IV Jawa Timur.

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Arskal Salim, saat menyampaikan orasi ilmiahnya  mengatakan, wisuda ke 27 ini sangat istimewa, karena menjadi wisuda pertama setelah Institut Agama Islam Ibrahimy berubah menjadi Universitas Ibrahimy. Wisuda ini juga menunjukan bahwa semua program study di Universitas Ibrahimy sudah terakreditasi.

BACA JUGA :  Baru Dibuka, Pendaftar Santri Baru Ponpes Sukorejo Mencapai 880 Orang, Pendaftar Online 720

Arskal Salim menambahkan, meski sudah terjadi penggabungan prodi, mahasiswa fakultas agama di Universitas Ibrahimy masih sangat mendominasi. Hal itu membuktikan bahwa pendidikan agama islam di Ponpes Sukorejo mengakar sangat kuat.

Arskal Salim mengaku, saat ini Kementerian Agama sedang mencari model perguruan tinggi yang memiliki akar agama kuat. Oleh karena itu kata Arskal Salim, Universitas Ibrahimy Sukorejo, menjadi satu-satunya Universitas swasta di bawah Kementerian Agama, yang tidak menjadi Universitas Islam, namun tetap menggunakan prodi agama islam.

Lebih jauh Arskal Salim menegaskan, Strategi pendidikan nasional sudah mengarah pada akses kualitas. Kementerian Agama juga menyiapkan sarjana berdaya saing. Saat ini Kementerian Agama membuka 100 beasiswa santri, untuk program study magister dan doktor di dalam maupun luar negeri. Oleh karena itu, ia berharap ada sarjana Universitas Ibrahimy yang ikut mengajukan beasiswa.