Kegiatan Istighosah Pada Setiap Malam Jum’at Manis di Pondok Pesantren Sukorejo

0
BhasaFM
Pengajian rutin Malam Jum'at manis (foto: Reporter Dakwah)

Situbondo- kamis 12 September yang lalu, tepatnya pukul 19.30 sampai 21.30 WIB, pondok pesantren salafiyah syafi’iyah sukorejo mengadakan istighosah dan do’a bersama kamis malam jum’at manis. Adapun pelaksanaannya di komplek masjid jamik ibrahimy. Di dalam masjid membaur antara santri, alumni, wali santri, dan simpatisan. Sementara peserta yang tidak mendapatkan tempat baik di dalam masjid maupun di teras masjid, panitia telah menyiapkan tikar di halaman masjid.

Kegiatan ini dihadiri oleh pengasuh, para wakil pengasuh, para umana’ putra, dan seluruh santri putra baik pusat maupun cabang. ikut hadir juga beberapa elemen yang termasuk keluarga besar ponpes sukorejo. Pertama alumni ponpes sukorejo se-tapal kuda Situbondo, Bondowoso, Jember, dan Banyuwangi. Kedua wali santri se-tapal kuda. Ketiga simpatisan se-tapal kuda juga. Para pedagang pun juga ikut menyemarakkan suasana, baik di komplek masjid maupun di sepanjang jalan menuju masjid.

BACA JUGA :  Forum Piramida Menggelar Diskusi Ilmiyah
BhasaFM
Suasana saat pengajian Jum’at manis (foto: reporter Dakwah)

K.H.R. Ahmad A’zaim Ibrahimy, selaku pengasuh ponpes sukorejo dalam tausiyahnya menyampaikan beberapa hal, pertama agar supaya selalu meningkatkan iman dan taqwa di tahun baru hijriyah 1441 ini, karena mengingat usia umat islam itu diibaratkan waktu antara sholat maghrib dan sholat isya’, tentunya sangat singkat sekali bila dibandingkan dengan usia dari umat para nabi terdahulu. Kedua para alumni ketika hadir ke ponpes sukorejo silaturrahim dengan para santri aktif diharapkan menceritakan hal-hal yang positif, semisal tentang ketaatannya ketika menjadi santri, sehingga bisa menjadi teladan yang baik.

Selain pembacaan istighosah, kegiatan malam jum’at manis juga diisi dengan pembacaan maulid al berjanzi, pembacaan tahlil, lalu ditutup dengan pembacaan do’a. Setelah pembacaan do’a berakhir, para hadirin selain santri diperbolehkan acabis, bersalaman dengan pengasuh, tentunya tetap didampingi keamanan ponpes sukorejo, dan beberapa anggota pelopor, dalam rangka menjaga ketertiban.