Lebih Dekat Dengan Asrama Ma’hadul Qur’an

0
BhasaFM
KH.Muzakki Ridlwan menjadi imam sholat Subuh di musholla MQ putra (01.11.2019) (foto: Reporter Dakwah)

Situbondo- Asrama Madradatul Qur’an yang dulu telah berubah nama beberapa tahun yang lalu, menjadi Ma’hadul Qur’an. Perkembangan fasilitas, pelayanan terus ditingkatkan mengikuti perkembangan zaman. Sekarang asrama ma’hadul qur’an yang disingkat dengan MQ, mempunyai beberapa pilihan asrama sesuai dengan prioritas, dan kemampuan santri.

Asrama MQ telah memilah dan memilih kriteria santri berdasarkan kemampuannya, menentukan pilihan kamar khusus dengan persyaratan. Pertama MQ biasa, santri ini ketekunan yang digelutinya umum. Kedua asrama tahfidz al qur’an, harus punya hafalan, lulus tes tajwid, fashohah untuk memilih asrama ini. Ketiga darul kutub, spesifik pendalaman ilmu fiqih, ada tes khusus terkait kemampuan kitab kuning untuk memilih asrama ini. Keempat i’dadiyah, mereka yang berada di asrama ini harus lulus tes di madrasah i’dadiyah, terus boleh memilih asrama i’dadiyah pusat, cabang  MQ.

BhasaFM
Tiap bulan Maulid ba’da sholat, baca surat yaasiin dilanjutkan dengan membaca sholawat qiyam di musholla MQ putra (01.11.2019) (foto: Reporter Dakwah)

Semua santri yang masuk, menetap komplek MQ harus prosedur santri baru ke pengasuh. kalau santri putra mendapatkan restu Kyai Haji Muzakki Ridlwan. kalau santri putri mendapatkan restu Nyai Hajjah Ummi Khoiriyah.

BhasaFM
Sujud waktu sholat Subuh santri MQ putra (01.11.2019) (foto; Reporter Dakwah)

MQ putra ada kegiatan yang khas tersendiri, tiap ba’da sholat maghrib, subuh membaca surat yaasiin satu kali bersama di musholla. Tetapi khusus malam selasa dan jum’at membaca surat yaasiin tiga kali.