Meneladani Sosok Santri Kitab Kuning 1979

0
BhasaFM
Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah (foto: fakultas dakwah)

Situbondo- Telaten, bijak dan sabar . Itulah nilai yang perlu diberikan pada sosok ustad yang sudah berumur 63 tahun . Beliau mempunyai nama lengkap Moch Hasyim . lahir pada kamis, 10 oktober 1954.

Keberadaannya di pesantren salafiyah syafi’iyah sudah sangat lama . Bisa dikatakan beliau senior dari beberapa ustad yang ada di pesantren . Ustad berdarah asli madura ini mempunyai keahlian yang luar biasa dalam menguasai kitab . Tak heran jika dikalangan santri banyak yang mengenal beliau .

Setelah memulai pendidikannya di pondok pesantren Guluk-guluk Sumenep . pada tahun 1970 . dia memilih tempat peraduan selanjutnya . untuk mengasah kembali ilmunya ke bumi Sukorejo pada tahun 1979 .

Setiap hari Beliau melakukan aktifitas seperti biasanya . Melakukan perjalanan dari Bantal  Asembagus menuju Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo . tidak membuatnya lelah dengan mudah . Beliau menuturkan . semua yang ia lakukan lillahi ta’ala . pingin barokah Kyai Syamsul Arifin dan Kyai As’ad .

BACA JUGA :  Perlombaan Dalam Rekreasi

Lembaga yang dipilih oleh sang guru . menjadi tempat terakhir beliau . menumbuhkan generasi-generasi yang sudah disiapkan dalam bidang penguasaan kitab . Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Ibrahimy Bantal Asembagus . merupakan cabang dari Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo . yang berdiri pada tahun 1990 . Salah satu pendidikan yang berada di bawah naungannya. RA – MI – MTI – MA dan SMK .

Sampai saat ini .perkembangan cukup signifikan . memiliki anak didik keseluruhan kurang lebih 700 . dengan jumlah santri yang mukim 150 orang . Besar harapan beliau terhadap pesantren . untuk bisa menjadi panutan . dalam mengembangkan kader penguasaan kitab bagi kemerosotan zaman.