Home / Peristiwa / Jembatan Putus di Desa Campoan, Ratusan Warga dan Anak Sekolah Terisolir

Jembatan Putus di Desa Campoan, Ratusan Warga dan Anak Sekolah Terisolir

Situbondo, bhasafm.co.id- Hingga saat ini, ratusan warga di Dusun Plalangan, Desa Campoan, Kecamatan Mlandingan, Kabupaten Situbondo, masih terisolir karena jembatan penghubung di dusun tersebut putus, terbawa arus banjir.

Camat Mlandingan, Akhriat Syahada Alam mengatakan, jembatan putus pada saat terjadi banjir bandang, 3 Februari 2025. Sejak saat itu, ratusan warga terisolir termasuk anak sekolah.

Masyarakat di Dusun Plalangan harus menunggu air surut jika ingin menyeberang ke kampung sebelah. Begitupun anak sekolah. Jika air tak kunjung surut saat jam sekolah, maka anak-anak itupun tidak bisa mengikuti proses belajar mengajar di sekolah.

Syahada Alam berharap, jembatan baru segera dibangun, agar ratusan warganya bisa kembali beraktivitas dengan normal, termasuk anak sekolah yang sudah dua minggu tak bisa bersekolah lantaran air sungai selalu besar, karena curah hujan tinggi.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo, Sruwi Hartanto mengaku telah membuat usulan kepada BPBD Provinsi Jawa Timur, untuk pembangunan tiga jembatan yang rusak akibat banjir bandang yang terjadi 3 Februari 2025, salah satunya jembatan di Dusun Plalangan.

Sruwi Hartanto belum bisa memastikan kapan jembatan baru akan dibangun, hanya saja yang pasti, Pemprov JatimĀ  berjanji akan segera membangun tiga jembatan yang diusulkan BPBD Situbondo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses