Kado Akhir Tahun, Pemkab Situbondo Terima Penghargaan Smart Society

0
98
bhasafm
Bupati Situbondo Karna Suswandi usai menerima penghargaan smart society (Foto: Zaini Zain)

Situbondo- Menjelang akhir tahun 2021 satu lagi penghargaan diterima Pemkab Situbondo. Kali ini,  Kementerian Komunikasi dan Informatika memberikan penghargaan smart society gerakan menuju smart city atau kota pintar.

Pemkab menerima penghargaan kategori smart society, karena dinilai tingginya pemanfaatan teknologi informasi. Penghargaan diterima Bupati Karna Suswandi di Indonesia Convention Excebition (ICE) BSD Tangerang.

Menurut Karna Suswandi, gerakan smart city bertujuan membimbing Kabupaten, kota di Indonesia agar memiliki sebuah konsep kota pintar, berupa pengelolaan pemerintah maupun membantu masyarakat mengelola sumber daya yang ada sehingga mendorong masyarakat memiliki daya saing baik secara SDM maupun ekonomi.

“Alhamdulillah kita menerima penghargaan  dari Kementerian Kominfo kategori smart society,” ujarnya, Selasa, 14 Desember 2021.

Bupati yang akrab dipanggil Bung Karna itu menambahkan, penghargaan ini membuktikan bahwa partisipasi publik di bidang teknologi informasi digital di Situbondo sudah cukup tinggi. Penghargaan ini diharapkan akan mempercepat menuju masyarakat Situbondo Berjaya, yaitu berakhlak, sejahtera, adil dan berdaya.

BACA JUGA :  Pemkab Anggarkan Rp 180 Juta Untuk Bantuan Alat Jemur Tembakau

“Penghargaan ini sekaligus menjadi tolak ukur bagaimana memanfaatkan teknologi pelayanan publik tepat guna,” terangnya.

Bung Karna menjelaskan, program Smart City di Kabupaten Situbondo berupa  inovasi pelayanan yang efektif dan efisien. Pemanfaatan teknologi informasi dan inovasi bertujuan untuk memperbaiki kinerja pelayanan publik.

Menurutnya, melalui Smart City pelayanan akan lebih efektif dan efisien. Selain itu, penggunaan teknologi informasi juga membuka peluang seluas-luasnya bagi partisipasi publik, berupa pemberdayaan ekonomi, pelayanan kesehatan, pengembangan pendidikan dan seni budaya serta  meningkatnya kapasitas SDM.

“Penggunaan teknologi ini akan lebih efektif dan efisien serta akan membuka ruang partisipasi publik seluas-luasnya,” pungkasnya.

Reporter: Zaini Zain