Kepala BPIP RI Ingatkan Lima Persoalan Ancaman Kebangsaan

0
64
bhasafm
Kepala BPIP RI Yudian Wahyudi bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat deklarasi jejaring panca mandala (Foto oleh Zaini Zain)

Situbondo- Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), KH Yudian Wahyudi mengingatkan lima ancaman kebangsaan saat ini. Hal itu disampaikan saat menghadiri acara deklarasi jejaring panca mandala di Gedung Negara Grahadi Jawa Timur di Surabaya, Kamis kemarin.

Menurut Yulian, lima persoalan ancaman kebangsaan saat ini yaitu masih adanya masyarakat yang salah memahami Pancasila, meningkatnya ekslusifitas di tengah masyarakat, masih tingginya kesenjangan sosial, serta kurangnya pelembagaan pancasila dan keteladanan di tengah masyarakat.

“Jejaring panca mandala ini bagian dari ikhtiar BPIP untuk melakukan pembinaan ideologi pancasila secara sinergis, efektif, efisien dan berdampak luas,” tutur pria peraih gelar pendidikan doktor (PhD) di McGill University, Kanada.

Mantan Rektor UIN Sunan Kalijaga Yograkarta itu menjelaskan penggunaan istilah jejaring panca mandala, yaitu  Panca melambangkan lima sila yang juga melibatkan lima unsur di dalamnya, terdiri dari unsur pemerintah, akademisi, media massa, organisasi kemasyarakatan serta pihak swasta, pengusaha.

“Sedangkan mandala berarti konsep geomitris yang ada di berbagai tradisi spritual dunia sebagai simbol yang menyeratkan makna keutuhan,” tutunya.

BACA JUGA :  Polres Siap Terjunkan 750 Personel Amankan Pilkades Serentak

Yulian berharap bertemunya lima unsur tersebut akan menjadi wadah koordinasi dan bekerjasama guna meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembinaan ideologi Pancasila. Selain itu, jejaring panca mandala bisa bekerjasama dengan semua pihak untuk menyelesaikan permasalahan secara cepat dan tepat.

“Kami ingin merangkum berbagai pengalaman melalui jejaring panca mandala ini dalam rangka menjaga harmoni sosial.  Apa yang sebelumnya tidak tampak akan menjadi lebih nyata melalui kerja berjejaring,”ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memberikan apresiasi karena BPIP RI telah membentuk jajaring panca mandala di seluruh Kabupaten, kota se Jawa Timur. Terbentuk panca mandala ini sebagai anugerah untuk menjaga NKRI.

“Ini sebuah energi dan kekuatan kita bersama. Saya berharap agar materi sosialisasi nanti lebih dikembangkan lagi, bukan hanya masalah nilai-nilai Pancasila, namun juga dilebarkan dengan materi tentang UUD 1945,” katanya.

Reporter: Zaini Zain