Home / Peristiwa / Kerja Bakti Pasca-Banjir di Kecamatan Kendit

Kerja Bakti Pasca-Banjir di Kecamatan Kendit

Situbondo, bhasafm.co.id- Pasca-banjir bandang di Kecamatan Kendit, material banjir berupa batang pohon dan sampah lainnya, menumpuk di badan jalan. Rumah warga terdampak juga dipenuhi dengan lumpur dan sampah.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo, Sruwi Hartanto mengatakan, Pemkab ST melakukan kerja bakti dibantu oleh TNI/Polri dan sejumlah organisasi masyarakat yang turut membersihkan material banjir bandang.

Kerja bakti ini akan berlangsung selama tiga hari. Hari pertama, Masjid yang berada di sisi sungai yang meluap itu dibersihkan menggunakan alat berat. Jalan Desa Kendit sepanjang 4 kilometer juga dipenuhi potongan batang pohon dan sampah lainnya.

Banjir bandang di Kecamatan Kendit yang terjadi pada Selasa (24/12) ini berdampak terhadap dua desa, yakni Desa Kendit dan Desa Tambak Ukir. Catatan BPBD, ada 220 rumah warga yang terdampak banjir. Ketinggian air mencapai 50 sentimeter kala itu. Sementara ketinggian air di jalan desa hingga 100 sentimeter.

Banjir bandang ini juga merusak tiga jembatan di Dusun Tambak Ukir Barat. Jembatan ini merupakan akses satu-satunya masyarakat Tambak Ukir Barat untuk menuju desa lainnya. Saat ini, warga Tambak Ukir Barat harus melintas sungai dengan kelebaran 14 meter, menggunakan tali. Sementara kendaraan belum bisa melintas.

Pagar sebuah TK di Desa Kendit juga roboh akibat diterjang banjir bandang. Parkiran masjid ambruk. Peristiwa ini merupakan musibah terbesar bagi warga Kendit dan sekitarnya.

Selain membersihkan material banjir bandang, Pemkab Situbondo juga telah mendirikan dapur umum untuk menyuplai kebutuhan makanan dan minuman warga terdampak termasuk petugas yang melakukan kerja bakti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses