Ketegangan Berakhir Damai, Reporter RRI dan Petugas Rutan Situbondo Saling Memaafkan

0
58
bhasafm
Reporter RRI Diana dan Petugas jaga Rutan Situbondo saling bersalaman diapit Ketua PWI Edy Supriyono dan kepala Rutan Tomi Elyus (Foto oleh Zaini Zain)

Situbondo- Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Situbondo, Tomi Elyus, memberikan klarifikasi ketegangan antara reporter RRI Diana dan komandan petugas jaga Rutan bernama Alin, saat acara pembukaan pelatihan otomotif, Kamis kemarin.

Kepala Rutan Tomi Elyus memediasi antara Diana dan Alin, Sabtu kemarin. Ketegangan tersebut sebenarnya hanya dipicu salah paham dan keduanya sudah saling memaafkan.

“Jadi kejadiannya ini murni antara pribadi bukan secara kelembagaan. Sempat terjadi ketegangan hanya karena salah paham,” ujarnya, kepada wartawan, Sabtu, 6 Agustus 2022.

Tomi menjelaskan, bahwa di area rutan Situbondo memang kawasan terbatas, sehingga ada beberapa prosedur  bagi seluruh tamu. Meski begitu, pihak Rutan tetap memberikan akses keleluasaan bagi wartawan yang akan meliput sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.

BACA JUGA :  Setiap Hari Puluhan Warga Padati Lokasi Paralayang di Jatibanteng

“Tidak ada yang menghalang-halangi apalagi sampai penyekapan, tidak ada itu dan tadi sudah disampaikan dan semuanya sudah clear melalui klarifikasi,” terangnya.

Menurut Tomi, Rutan selalu terbuka untuk dikritik, karena koreksi terhadap rutan akan selalu menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan. Oleh karena itu, kejadian antara reporter RRI dan petugas jaga pintu masuk tidak ada yang salah, karena sama-sama menjunjung tinggi profesi masing-masing.

“Sudah selesai dan tidak ada masalah. Mudah-mudahan dengan kejadian ini hubungan kita semakin lebih baik lagi,” tuturnya.

Sementara itu, mediasi dan klarifikasi antar reporter RRI dan petugas rutan juga disaksikan organisasi profesi wartawan yaitu Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI).

Reporter: Zaini Zain