KKJ Indonesia Kecam Sikap Arogan Oknum Pengawal Menteri KKP

0
73
bhasafm
Andi Nurcholis, jurnalis JTV yang jadi korban kekerasan oknum pengawal Menteri KKP saat kunjungan kerja ke Desa Klatakan, Kecamatan Kendit ( foto zaini zain )

Situbondo-Aksi kekerasan yang dilakukan oknum pengawal Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono, terhadap wartawan JTV Andi Nurcholis, saat meliput kunjungan kerja di Dusun Gundil, Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, terus menui dukungan. Kali ini Komisi Keselamatan Jurnalis (KKJ) Indonesia, mengutuk keras tindakan arogan oknum pengawal Menteri KKP tersebut.

Anggota KKJ Indonesia, Ade Wahyudi mengatakan, tidak boleh ada yang menghalang-halangi kerja jurnalistik, karena para wartawann di lindungan Undang-undang selama menjalankan tugasnya di lapangan.

“Kami mengutuk keras tindakan arogan oknum pengawal Menteri KKP terhadap salah seorang wartawan JTV di Situbondo,” terangnya.

BACA JUGA :  Tarik Ulur Penentuan Jadwal Pengesahan APBD Perubahan 2021 Menemukan Kata Sepakat

Menurut Ade, tindakan arogan oknum pengawal Menteri KKP tersebut merupakan bentuk kekerasan dan pelecehan terhadap profesi jurnalis. Oleh karena itu, KKJ Indonesia meminta Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono, mengevaluasi staf dan para pengawalnya.

“Jangan sampai kejadian di Situbondo terulang lagi saat Menteri KKP kunjungan kerja ke daerah lain. Karena itu, KKJ Indonesia mendukung langkah hukum yang ditempuh jurnalis JTV,”ujarnya.

Ade meminta para jurnalis tetap bekerja secara profesioal serta berpedoman terhadap kode etik jurnalistik (KEJ). Selama masa pandemi, para jurnalis juga diingatkan untuk selalu mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

“Tetap semangat dan bekerja secara profesional di lapangan,” pungkasnya.

Reporter : Zaini Zain