23.7 C
Situbondo
Kamis, September 29, 2022

Komisi I DPRD Situbondo Usul Tes Tulis Penjaringan Kandidat Calon Kades di Dua Desa Gunakan CAT

Situbondo- Komisi I DPRD Situbondo meminta pelaksanaan tes tulis bakal calon kepala desa di dua desa dilakukan secara transparan menggunakan sistem CAT.  Hal itu disampaikan Komisi I saat melakukan rapat kerja dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Pemkab Situbondo.

Seperti diketahui, ada dua desa dari 17 desa yang akan melangsungkan pemilihan kepala desa serentak 17 Oktober mendatang, harus  melakukan penjaringan kandidat calon kepala desa melalui tes tulis. Dua desa itu yaitu Desa Kilensari Kecamatan Panarukan dan Selomukti, Kecamatan , Mlandingan.

Penjaringan tes tulis  itu dilakukan mengingat bakal calon kepala yang mendaftar di desa dua tersebut mencapai delapan orang. Padahal sesuai ketentuan, calon kepala desa yang akan mengikuti  Pilkades maksimal berjumlah lima orang dan minimal dua orang calon.

Ketua Komisi I DPRD Situbondo, Hadi Prianto  mengatakan, penjaringan tes tulis di dua desa menjadi keharusan untuk memilih dari delapan orang kandidat menjadi lima orang kandidat, melalui tes tulis dengan sistem rangking nilai tertinggi.

“Jadi akan dipilih lima orang dari delapan orang  itu melalui rangking nilai tertinggi hasil tes tulis,” kata Hadi Prianto,di kantor DPRD Situbondo, Selasa, 23 Agustus 2022.

BACA JUGA :  Kiai Azaim Lepas Ribuan Peserta Gowes “Jatim Damai 2002”

Menurut Hadi, DPMD akan menunjuk pihak ketiga untuk melakukan tes tulis di dua desa tersebut. Ia meminta agar tes tulis menggunakan komputer dengan sistem CAT agar transparan . Melalui sistem CAT maka nilai masing-masing kandidat yang mengikuti penjaringan akan langsung diketahui di layar komputer.

“Dengan sistem ini nggak ribet dan lebih transparan. Tes Calon kepala dusun saja sudah pakai sistem CAT. Kalau gak bisa CAT, setidaknya lembar jawaban menggunakan sistem komputer,” terangnya.

BACA JUGA :  Komisi III DPRD Situbondo Sebut Hanya Ada 12 Tambang Legal di Situbondo

Hadi menambahkan, usulan menggunakan sistem CAT sudah disampaikan saat rapat kerja dengan DPMD beberapa waktu lalu. Pihaknya memandang bahwa tes tulis itu sangat rawan dan memerlukan sistem yang akuntabel agar tidak menimbulkan dampak setelah pelaksanaan tes tulis.

“Kami usulkan menggunakan CAT agar para kandidat itu benar-benar puas dengan hasil nilai yang diujikan nanti.  Kami juga masih menunggu pihak ketiga yang akan ditunjuk DPMD, tapi biasa melibatkan universitas,” pungkasnya.

Reporter: Zaini Zain

Related Articles

KOMENTAR

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Stay Connected

22,309FansSuka
3,506PengikutMengikuti
20,100PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles