Maqolah ke 39 Kitab Nashoihul ‘Ibad

0
111
bhasafm
Kyai haji mohammad aso syamsuddin rusydi sedang memberikan materi kitab nashoihul 'ibad di mushollah NQ putra ( foto : tim salaf )

Situbondo- Pengajian kitab nashoihul ‘ibad ,yang disampaikan oleh wakil pemangku , asrama nurul qoni’ putra, Lora Haji Mohammad Asosamsuddin, kini telah memasuki pembahasan, maqolah yang ke-39. Pengajian kitab, nashoihul ibad, yang diadakan ba’da isya’ ini, bertempatan di mushollah asrama nurul qoni’ putra, yang di ikuti oleh semua santri, baik pengurus asrama, dan juga para asatidz, asrama nurul qoni’ putra.

Dalam penyampaianya, kitab nashoihul ibad, yang dikarang oleh, syeikh Nawawi bin umar al banteni ini, pada maqolah yang ke-39, al mukarrom, lora udin, menjelaskan bahwa, diriwayatkan ,oleh sebagian ahli hikmah, bahwasanya 3 perbendaharaan, yang allah simpan, tidak akan diberikan, kecuali kepada hambanya, yang dicintai. Tiga perkara itu adalah, yang pertama  faqir, ialah hamba yang tidak menemukan, sesuatu akan kebutuhanya.

BACA JUGA :  Pohon Tumbang Timpa Mobil Sedan, Pengendara Dihimbau Hati-Hati Melintas Pantura Situbondo Saat Turun Hujan

Yang kedua adalah, sakit, ialah hamba yang menerima, sakitnya pada badan mereka, dan yang ketiga, adalah sabar, ialah hamba yang meninggalkan, mengeluh dari perihnya ujian, kepada selain Allah, bukan mengeluh, kepada allah taala, dan rela akan ketetapan, dan ketentuan Allah SWT. 

Selain itu, dalam pembahasan yang lain, lora udin juga menuturkan, bahwa di dalam upaya, untuk mengejar akhirat, tidak bisa kita lalui, melalui sibuknya urusan dunia, karena dunia, merupakan ujian, bagi para umat manusia.