Mengikuti Terapi Al-Qur’an, Separuh Warga Binaan Rutan Situbondo Mengidap Penyakit

0
188
BhasaFM
Ratusan warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Situbondo, mengikuti terapi Al-Qur’an (23/11) (foto: Zaini Zain)

Situbondo- Ratusan warga binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Situbondo, mengikuti terapi Al-Qur’an, Jum’at (23/11) pagi kemarin. Mereka  mengikuti terapi Al-Qur’an atau yang lebih dikenal dengan pengobatan ruqyah, bersama Jamiyah Ruqyah Aswaja  (JRA) “Laskar Kuda Putih”.

Ada 233 warga binaan mengikuti ruqyah di Aula Rutan Situbondo. Selama ruqyah berlangsung hampir separuh warga binaan ditemukan mengidap penyakit medis maupun non medis.  Bahkan ada dua warga binaan harus mendapat pengobatan khusus tim ruqyah.

Sekretaris JRA Laskar Kuda Putih wilayah tengah, Muhammad Hanif, mengatakan, pengobatan melalui ruqyah ini sebenarnya merupakan terapi Al-Qur’an. Peserta ruqyah yang penyakitnya terdeteksi  akan bereaksi melalui berbagai tanda .

Hanif menjelaskan, peserta ruqyah yang memiliki penyakit biasanya muntah-muntah, menangis, ada pula yang harus buang air kecil. Pengobatan ruqyah ini dapat mendeteksi penyakit medis maupun non medis, seperti terkena santet maupun pengaruh penyakit lainnya yang bersifat astral.

BACA JUGA :  Bupati Situbondo Turun Langsung Salurkan Bantuan Pupuk Urea Gratis

Menurut Hanif, mengingat pengobatan ruqyah ini terapi Al-Qur’an, maka peserta harus yakin bahwa Al-Qur’an akan dapat menyembuhkan penyakit. Selama proses ruqyah ada penyakit yang terdeteksi, ada pula yang tak bisa terdeteksi. Khusus pengobatan ruqyah di rutan Situbondo, hampir separuh dari warga binaan terdeteksi menderita berbagai penyakit medis maupun nonmedis.

Lebih jauh Muhammad Hanif mengatakan, untuk peserta ruqyah yang memiliki penyakit akut, tidak bisa dilakukan pengobatan hanya satu kali. Faktor penyakit nonmedis, juga bisa disebabkan karena mengalami tekanan jiwa. Oleh karena itu, JRA Laskar Kuda Putih, akan selalu siap melakukan ruqyah, jika pihak rutan memintanya. Ruqyah juga dilakukan di berbagai tempat, untuk membantu masyarakat yang sedang mengidap penyakit.