Eny Sagita Perjuangkan Nilai Kesetiaan Dan Pengorbanan Lewat Tembang “Selawase”

0
BhasaFM
Eny Sagita- Selawase

ENY’S Production -Menyusul sukses rilis single recycle BALUNGAN KERE yang pernah dipopulerkan oleh Ndarboy Gengk, kembali pedangdut terkenal asal Jawa Timur ENY SAGITA bersama ENY’S Production lagu imerilis single terbarunya SELAWASE (Selamanya). Single ini karya cipta sang suami tercinta KAKUNG LINTANG sebagai kado istimewa untuk ENY SAGITA.

Masih dibulat dalam formulasi musik dangdut koplo Jawa Timuran. Kakung Lintang mengemas single ini dengan warna dangdut jaranan atau lebih dikenal dengan jandhut. Jandhut menggabungkan dangdut dengan musik etnik Jawa di mana unsur suara alat musik angklung, kenong, dan gong tidak bisa dipisahkan. Musik dangdut ini juga menjadi ciri khas yang sudah melekat disetiap penampilan ENY SAGITA. Genre musik ini kini sangat disukai oleh masyarakat. Eny Sagita konsisten dijalur musik dangdut jaranan sekaligus membawa misi ikut melestarikan seni budaya musik tradisional jaranan. Musik ini sekarang sudah sangat dikenal di tanah air bahkan hingga manca negara.

Lagu SELAWASE terkandung makna mendalam tentang arti kesetiaan cinta yang penuh pengorbanan dan rintangan. Filosofi hidup yang sangat berarti di setiap kehidupan cinta semua pasangan. Menurut pengakuan Kakung Lintang, lagu ini terinspirasi dari kisah perjalanan hidupnya bersama Eny Sagita. “ Lagu ini saya harapkan bisa memotivasi semua orang untuk saling menjaga cinta dan kesetiaan, saling mengisi kekurangan masing-masing . Kesungguhan dan ketulusan adalah kunci untuk meraih sgala keinginan dan cita-cita, “ tutur Kakung Lintang.

BACA JUGA :  Lala Widy Kembali Dengan Jargon Tarik Sis, Semongko! Di Single Kedua Bunga

Eni Setyaningsih atau lebih di kenal dengan nama Eny Sagita lahir di Nganjuk Jawa Timur, 14 Desember 1984. Eny makin popular karena jargon Assololley serta lagu Ngamen 5. Eny Sagita mulai kariernya dengan menyanyi dari panggung ke panggung. Saat ini mempunyai group musik sendiri yang dibalut dengan kesenian ciri khas Jawa Timur-an yakni kesenian jaranan (kuda lumping) yang dinamakan Orkes Melayu (OM) Sagita serta OM New Scorpio. Eny mempunyai pengagum dari beragam daerah yang diberi nama Bolone Eny Sagita (dapat dimaksud juga Eny Sagita Lover’s).

Eny Sagita berharap lagu ini bisa diterima oleh masyarakat dan menginspirasi semua orang untuk tetap menjaga kesetiaan cinta meski penuh dengan pengorbanan.