Karakter Vokal Dan Kehandalan Budi Dalam Melantunkan Lagu Balada Berjuang Di Tengah Wabah

0

DH Production-Saat kita harus melangkah/Melanjutkan hidup mencari nafkah/Bergelut kita di tengah wabah/Jaga diri/Jaga jarak/Sayangi dirimu/Terserah….terserah/Terserah maumu/Mau cuek/Mau takut/Itu pilihanmu………”

Itulah penggalan single terbaru Budi Cilok yang diciptakan, direkam dan dirilis di tengah merebaknya pandemi Covid-19. Pencipta lagu dan produsernya nya adalah Dose Hudaya, hits maker dari Kota Bandung  yang karya ciptanya antara lain “Aku Takut” (Repvblik) yang official video lyric-nya meraih 199 juta views di situs YouTube, dan “Ilusi Tak Bertepi” (Hijau Daun) yang official video clip-nya meraih 61 juta views. Direkam di studio DH Production, didukung para musisi handal Kota Bandung, yakni Gan Gan (aransemen/gitar ), Yon (piano), dan Qiwe (drum). Gan Gan adalah gitaris Sahara Band, Yon adalah pianis/keyboardist Dygta Band, dan Qiwe adalah drummer Kapten Band.

Bagi Dose,  Budi dan para musisi yang terlibat dalam single “Berjuang di Tengah Wabah”, pandemi tak menjadi halangan untuk terus berkarya. “Proses rekamannya tentu saja berpegang kepada protokol kesehatan. Berbulan-bulan sudah mengurung diri di rumah tapi wabah belum juga punah, dan kita harus melanjutkan hidup untuk mencari nafkah, maka mau tak mau terpaksa harus Berjuang di Tengah Wabah..…… ” ujar Dose.

Lagu balada “Berjuang di Tengah Wabah”, menurut Dose, diciptakan khusus untuk Budi Cilok karena karakter vokal dan kehandalan Budi dalam melantunkan lagu balada. Budi pun dengan senang hati dan penuh penjiwaan melantunkan lagu tersebut.

BACA JUGA :  Di Era Serba Modern Ini, Lisna Justru Tertarik Untuk Mengangkat Kejayaan Pop Di Era 1990-an

Budi Cilok, kelahiran Bandung 23 Mei 1978, mulai nyanyi ketika masih duduk di bangku kelas 4 SD. Bakatnya tertempa lewat berbagai ajang lomba nyanyi dan mengamen. Budi adalah fans berat Iwan Fals. dan ketika mengamen sering menyanyikan lagu-lagu Iwan Fals. Pemilik nama asli Budi Mulyono ini memang memiliki karakter vokal yang mirip dengan Iwan Fals. Penekanan lafal dan tarikan suara Budi Cilok ketika menyanyi sangat kental Iwan Fals.

Tentang nama panggung Budi Cilok, menurut Budi, punya arti tersendiri. Sebutan Budi Cilok muncul karena waktu kecil kepala Budi selalu botak. Cilok adalah nama sejenis jajanan yang di Bandung sangat populer. Singkatan dari “aci dicolok”, dibuat dari aci, dibentuk bulat kecil, disajikan dengan bumbu kacang, disantap dengan tusukan, istilahnya “dicolok”.

Single Budi Cilok yang terbaru ini, “Berjuang di TengahWabah”, official video lyric-nya sudah tayang di YouTube. Klik saja link-nya https://youtu.be/sZd9zTOmBFI. “Lagu ini menurut saya seperti obat gundah, penambah semangat untuk situasi seperti ini….. Apa yang di tulis Pak Dose Hudaya adalah keresahan sebagian orang termasuk saya….. Maka lagu ini wajib di kabarkan segera….. Harapan saya semoga pandemi ini segera berakhir…,” ucap Budi.