Project Solo Devay Duo Anggrek

0

Devay, mojang cantik salah satu personil dari Duo Anggrek mencoba peruntungannya menjadi penyanyi solo mengikuti jejak sahabat lamanya di Duo Anggrek yang terlebih dahulu bersolo karir yaitu Mozza Kirana. Namun berbeda dengan Mozza,  kali ini Devay walaupun memiliki projek bernyanyi solo, ia tetap masih berada bersama Putri sebagai teman duetnya di Duo Anggrek.

Pemilik nama lengkap Devi Ayu Natalia kelahiran Bandung, 29 Desember 1989 ini dikenal dengan nama Devay, memang sedari kecil sudah terbiasa bernyanyi dari panggung ke panggung secara solo, sampai akhirnya ia bergabung dengan Duo Racun dan sekarang dengan Duo Anggrek.

Bernyanyi solo memang merupakan keinginan kuatnya di luar bernyanyi duo. Devay berhasil meyakinkan CEO NAGASWARA Bapak Rahayu Kertawiguna untuk memuluskan projek solonya ini dengan merilis single “Hati Siapa Tak Luka” yang pernah dinyanyikan penyanyi terkenal Poppy Mercury (almarhumah), ciptaaan Wahyu WHL dan kini diaransemen ulang oleh Donall kedalam genre dangdut remix.

Bagi Devay bernyanyi solo lewat single “Hati Siapa Tak Luka” dengan bernyanyi secara duo memang berbeda,  biasanya jika bernyanyi secara duo dari segi lagu dan konsep musiknya biasanya lebih ceria walaupun liriknya bicara cinta. Namun jika bernyanyi secara solo, cara dalam membawakan lagunya pun harus benar- benar dengan penuh penghayatan karena berpengaruh terhadap emosi, jadi soulnya  harus dapat.

Selain suka dan memang ngefans dengan penyanyi dan lagunya, Devay juga memang penyuka tantangan, karena ia ingin orang juga mengenalnya bukan hanya sebagai penyanyi duo tapi juga sebagai penyanyi solo.

Lagu “Hati Siapa Tak Luka” bercerita tentang sepasang kekasih yang dipaksa berpisah karena orangtua sang pacar tidak setuju. Dua pasangan yang saling mencinta akhirnya dipisahkan di Selat Malaka. Lirik lagu ini memang sangat menyentuh hati, sehingga para penikmat lagu ini terasa terbawa hanyut dan larut kedalam perasaan sedih atas kisah cinta yang terjadi.

Memang tantangan yang berat bagi Devay ketika ia menyanyikan lagu ini. Selain ia membutuhkan penghayatan yang tinggi, ia juga mesti keluar dari bayang-bayang penyanyi aslinya yang lebih dulu berhasil mempopulerkan lagu ini. Tetapi pengalaman serta musikalitas Devay memang tak perlu diragukan lagi dalam menyanyikan ulang lagu ini, dan Devay sangat layak untuk mempersembahkannya kepada khalayak pecinta musik Indonesia dimana pun berada. (PR)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.