Seseorang Yang Cintanya Bertepuk Sebelah Tangan Dalam Lagu Matur Suwun

0

TA PRO MUSIC & PUBLISHING- MAULANA ARDIANSYAH, kembali dengan karya terbarunya di pertengahan tahun 2020 ini, setelah Serpihan Rasa & sebuah single religi menyambut Ramadhan tahun ini berjudul Istighfar. Penyanyi asal Ambarawa, Pringsewu Lampung ini memang tak pernah puas dalam berkarya. Selain bernyanyi, sebenarnya Maulana Ardiansyah juga piawai menuangankan kisah dalam syair sebuah lagu.

Itulah sebabnya di single terbarunya ini, MAULANA ARDIANSYAH tidak hanya bernyanyi tapi juga bertindak sebagai song writer alias menciptakan lagunya sendiri. “ Untuk sekarang ini mungkin sudah saatnya untuk mengeluarkan single dengan ciptaan sendiri, karena saya merasa lagu-lagu yang saya ciptakan sudah siap untuk bersaing dengan lagu-lagu yang sedang happening sekarang, terlebih lagu dengan unsur jawa dan bergenre pop dangdut “. Maka dari itu, saya dan pihak label sepakat untuk merilis single ini setelah sekian lama lagu ini saya ciptakan. Begitu penuturannya.

Proses penciptaan lagunya sedikit lama, karna awalnya lagu Matur Suwun ini liriknya tidak berarah, sampai akhirnya saya bertemu dengan Mas Bray lalu kami berdua mulai mengatur alur lagunya. Sebenarnya ada sedikit lirik yang mewakili perasaan saya, tapi sebagian besarnya itu hanya ingin mewakili perasaan anak muda jaman sekarang yang cintanya sering bertepuk sebelah tangan.

BACA JUGA :  Single Perdana Duet Via Vallen Dan Dyrga Berjudul Kasih Dengarkanlah Aku

Untuk proses rekamannya juga banyak sekali tantangan, terutama untuk saya dan Arranger saya Idris Vanes, karna soul pop dangdut belum masuk ke jiwa kami. Tapi akhirnya, berkat buah fikiran dari tiga orang dan dijadikan satu, akhirnya musiknya pun berhasil kami rangkum sehingga bisa enak didengar untuk para Teman Lana.

MATUR SUWUN, berkisah tentang Seseorang Yang Cintanya Bertepuk Sebelah Tangan. Karena terlalu besar harapannya kepada seseorang, padahal seseorang tersebut tidak mengharapkan dirinya, hingga akhirnya ia menyadari bahwa semua adalah kesalahan dirinya sendiri yang terlalu berharap dengan orang lain yang hanya membutuhkan dirinya ketika sedang kesepian saja”.