Nakes Terpapar Covid, Puskesmas Banyuglugur Ditutup Sementara

0
77
Bhasafm
Swab Test: Petugas Nakes usai melakukan swab massal di salah satu instansi pemerintah (foto: Zaini Zain)

Situbondo- Dinas Kesehatan Pemkab Situbondo kembali menutup pelayanan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), karena petugas kesehatannya  positif Covid-19. Setelah sebelumnya Puskesmas Banyuputih, kali ini giliran Puskesmas Banyuglugur.

Dinkes menutup pelayanan Puskesmas karena terdapat dua orang tenaga kesehatan positif Covid, yaitu nakes bagian IGD dan rawat inap.

Menurut Plt. Kepala Dinas Kesehatan Situbondo, Akhmad Yulianto, Puskesmas Banyuglugur ditutup sejak 16 Desember 2020 hingga satu minggu kedepan. Penutupan pelayanan tidak untuk seluruh poli, melainkan hanya untuk polisi IGD dan rawat inap.

BACA JUGA :  Wakil Gubernur Jatim dan Bupati Situbondo Menghadiri Acara Bincang Santai di Kantor PCNU Situbondo

“Yang ditutup di dua poli tempat dua nakes itu bekerja. Selanjutnya akan kita evaluasi satu minggu kedepan,” ujarnya, Selasa, 15 Desember 2020

Yulianto menambahkan,  belakangan ini pasien covid dari kalangan nakes terus bertambah.  Total sudah ada 175 nakes terpapar Corona. Penyebabnya bermacam-macam diantaranya karena bepergian ke luar kota, tertular dari keluarga maupun tertular dari pasien.

“Ada juga karena nakes abai menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) terutama bagi nakes yang buka praktek sendiri di rumah,” terangnya.