New Realise Sandy Canester – Hello

0
362
Sandi Canester

Di penghujung 2021, Sandy Canester menjawab sendiri kerinduannya untuk kembali merilis album penuh setelah terakhir merilis album Colour Box di tahun 2012. Kerinduan Sandy juga tergambar dengan merilis album bertajuk “Hello!“ ini dalam bentuk boxset yang berisi berbagai merchandise termasuk merilis album ini dalam bentuk fisik berupa kaset pita dan CD Audio.

Album Hello! Ini akan dirilis akhir Januari 2022 berisi 9 lagu diantaranya 4 lagu baru dan 5 lagu yang sudah dirilis sebelumnya sebagai single. Sandy tetap konsisten dengan lagu-lagu yang bercerita tentang kedekatan dan kepekaan disekitarnya. Dalam perilisan album Hello!, Sandy juga menjadikan lagu berjudul Hello! sebagai single. Lagu yang mengisahkan tentang keinginan seseorang untuk menyapa kembali orang-orang yang ingin ditemui yang pernah hadir dalam kehidupannya.

Kata Hello! menurut gue bisa menjadi 2 makna, makna yang berarti sapaan atau makna yang berarti memanggil orang yang ingin kita temui, sekalipun orang yang ingin kita temui tersebut sudah tidak ada entah kemana. Dalam lirik lagu Hello! itu ada harapan, kerinduan, keputusasaan, kemarahan dan moment tempat yang gue capture. Dan makna kedua yang ingin gue sampaikan di lagu ini yaitu betapa berartinya suatu tempat di diri kita masing-masing yang ingin kita sapa kembali” demikian dijelaskan Sandy dan makna tempat tersebut dituangkan di lirik “Hello kau dimana, ku disini masih di tempat biasa. Menunggumu dalam sepi!”.

Merilis album penuh dengan format kaset pita dan CD sudah jarang dilakukan oleh musisi saat ini. Dengan album Hello! Sandy ingin mengajak generasi milenial untuk bermemori merasakan kembali sensasi mendengarkan lagu-lagunya melalui kaset pita dan CD. Namun album Hello! tetap tersedia dalam format digital audio yang dipasarkan di gerai-gerai digital terkemuka.

BACA JUGA :  Mengusung Tema Mental Health Issue, TEN2FIVE Merilis Lagu Terbaru Berjudul Sirna

Dalam album Hello! Sandy juga mengajak musisi Tohpati untuk mengisi di lagu “Salut Perempuan” dan Nadya Fatira di lagu “Awalnya”.

Produksi album ini diproduseri sendiri oleh Sandy Canester dibawah label Wiken Music milik Sandy sendiri.