Novita, Loper Koran Pertama di Situbondo Gunakan Motor Listrik

0
227
bhasafm
Novita, saat mengantarkan koran ke menggnakan motor listrik ke Kantor DPRD Situbondo (Foto: Zaini Zain)

Situbondo- Novita mungkin satu-satu loper koran di Situbondo pengguna motor listrik. Setiap hari, wanita 32 tahun asal Kelurahan Dawuhan, Kecamatan kota Situbondo, harus berkeliling mengantarkan koran ke pelanggan menggunakan motor listrik.

Menurut Novita, ia memilih membeli motor listrik karena pertimbangan ekonomi. Dengan motor listrik yang mirip motor mitic itu dirinya tak perlu lagi beli BBM. Sekali cas, motor listrik miliknya sudah bisa berkeliling selama lima jam.

bhasafm
Novita mengantar koran ke Kantor DPRD Situbondo (Foto: Zaini Zain)

“Motor ini kredit yang belikan Pak Sawawi,  kepala biro Koran Bhirawa. Saya potong gaji setiap bulannya,” katanya saat ditemui di Kantor DPRD Situbondo, Kamis, 2 Desember 2021.

Novita sebenarnya hanya ibu rumah tangga biasa. Ia jadi loper koran menggantikan pekerjaan suaminya yang sedang sakit. Sang suami tak bisa mengendarai sepeda motor karena gangguan penglihatan dan sedang dalam perawatan medis.

BACA JUGA :  Pembudidaya Udang Dilatih Manajemen Ekspor dan Industri Ramah Lingkungan

Sudah empat bulan ini Novita setiap hari harus sendirian naik motor listrik mengantarkan koran ke pelanggan. Sebagian besarnya pelanggan koran Bhirawa di kawasan perkotaan, namun ada juga pelanggan di Kecamatan Kendit, Desa Landangan Kecamatan Kapongan hingga ke Kecamatan Mangaran.

“Sekitar 80 persen pelanggan koran di kota. Setelah selesaikan ngantar Koran di kota,  saya baru berangkat ke daerah yang jauh seperti ke Landangan, Mangaran dan Kendit,” tuturnya.

Novita mengaku tak pernah risih jadi loper koran. Wanita lulusan SMKN 1 Panji itu mengaku akan bekerja apapun yang penting halal. Baginya, berkeliling ngantar koran setiap hari seperti sedang touring.

“Happy aja gitu, ketimbang di rumah gak ada kerjaan jadi boring. Awalnya takut di jalan, tapi sekarang sudah terbiasa. Bismillah, insyAllah selamat,” katanya.

Reporter: Zaini Zain