29.5 C
Situbondo
Rabu, Oktober 5, 2022

Oknum Wartawan Dipolisikan Karena Beritanya Dianggap Mencemarkan Nama Baik

Situbondo- PT Surya Karya Semesta (SKS) melaporkan seorang pria mengaku sebagai wartawan media online. Oknum wartawan itu dilaporkan ke Mapolres Situbondo, karena dinilai menyebarkan informasi bohong.

Direktur PT SKS Suhariyanti Dwi Martini melalui kuasa hukumnya Badrus Saleh, melaporkan oknum wartawan siber tersebut  dengan tuduhan melanggar UU ITE sebagaimana ketentuan pasal 27 ayat (3) tentang pencemaran nama baik.

Kuasa Hukum PT KSK Badrus Saleh mengatakan, oknum wartawan media siber itu dinilai telah mencemarkan nama baik perusahaan kliennya, dengan menyebarkan informasi tidak benar. Di dalam tulisannya itu oknum wartawan itu menulis berita berjudul “Pasca Dicabutnya Perizinan Tambang Masih Banyak Pelaku Usaha yang Lakukan Aktivitas”,tertanggal 4 September 2022.

“Di media siber itu menulis informasi yang tidak benar karena menuding PT SKS melakukan aktivitas tambang yang tidak memiliki izin lengkap. Klien kami sudah memiliki izin lengkap, jadi sah-sah saja ketika melakukan aktivitas pertambangan,” katanya.

Badrus menambahkan, perizinan pertambangan yang dimiliki PT SKS terdiri dari izin eksplorasi, izin produksi dan izin usaha pertambangan (IUP), operasi produksi yang komoditasnya tanah urug dan andesit.

Badrus mengakui izin eksplorasi PT SKS dicabut, namun yang dicabut itu berada di titik koordinat berbeda dan masih belum ditambang yaitu seluas sekitar 65 hektar.

“Kalau yang sekarang ditambang itu izinnya lengkap. Kalau tidak punya izin mana mungkin berani. Berita di media siber itu sangat merugikan klien kami,” tuturnya.

Lebih jauh Badrus menambahkan, Polres Situbondo memang belum menerbitkan LP atau Laporan kepolisian terkait pelaporan PT KSK. Penyidik masih mengumpulkan data dan informasi terkait media yang bersangkutan sudah terverifikasi Dewan Pers atau tidak. Selain itu, penyidik juga masih mengumpulkan informasi oknum wartawannya sudah punya sertifikat wartawan yang dikeluarkan Dewan Pers.

“Kalau ternyata nantinya media itu tidak terverifikasi Dewan Pers dan wartawannya belum punya sertifikat kompetensi Dewan Pers, kami sepenuhnya serahkan kepada penyidik kepolisian,” pungkasnya. 

Zain Zain

Related Articles

KOMENTAR

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Stay Connected

22,309FansSuka
3,513PengikutMengikuti
20,100PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles