Situbondo, bhasafm.co.id- Operasi SAR Gabungan pada hari ketiga pencarian terhadap Suwardi (68), penggembala sapi yang hilang di kawasan Taman Nasional Baluran, Desa Sumberwaru, belum membuahkan hasil. Tim melakukan penyisiran intensif sejak pukul 09.00 hingga 16.00 WIB dengan titik awal lokasi pertemuan terakhir korban dengan rekannya di dalam hutan. Koordinator Pusdalops BPBD Situbondo, Puriyono, menjelaskan bahwa pencarian dibagi menjadi dua tim guna memperluas jangkauan penyisiran di wilayah utara, selatan, hingga lereng gunung.
Petugas di lapangan menghadapi kendala teknis berupa medan yang rimbun dengan semak belukar berduri serta jalur pendakian berbatu cadas yang cukup ekstrem. Guna mengatasi hambatan tersebut, Operasi SAR mengerahkan berbagai alat utama termasuk tiga unit mobil rescue, motor trail, serta dua unit drone untuk pemantauan udara. Penggunaan drone diharapkan dapat menjangkau titik-titik sulit yang tidak bisa dilalui oleh personel melalui jalur darat secara manual.
Korban Suwardi diketahui memiliki ciri fisik tinggi 165 sentimeter, rambut keriting pendek, serta berperawakan kurus dengan pakaian terakhir kaos loreng TNI AL.
Selain alat transportasi dan pemantau udara, tim juga dilengkapi dengan perangkat navigasi satelit, alat komunikasi HT, serta tandu darurat untuk persiapan evakuasi. Sinergi antara BPBD, Basarnas, Tagana, dan Polhut TN Baluran terus diperkuat demi memper









