10 Pelamar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Tak Lulus Verifikasi

0
BhasaFM
ilustrasi

Situbondo- Badan Kepegawaian  dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Pemkab Situbondo, sudah mengumumkan hasil seleksi pendaftaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Tahun ini Pemkab Situbondo mendapatkan kuota PPPK sebanyak 404 orang, namun yang mendaftar hanya 307 orang. Dari jumlah honorer yang mendaftar sebanyak 10 pelamar dinyatakan tidak lulus verifikasi.

Menurut Kepala BKPSDM Situbondo, Ahmad Yulianto, sepuluh pelamar tak lulus verifikasi, karena tidak menyerahkan ijazah S1. Padahal persyaratan utama mendaftar PPPK harus berijazah S1.

Yulianto menambahkan, kuota PPPK sudah ditentukan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reforamasi Birokrasi (Kemenpan RB). Tenaga honorer yang tak masuk data Kementerian secara otomatis tak bisa mendaftar.

Yulianto mengatakan, dari 404 kuota tenaga kontrak di Situbondo terbagi menjadi beberapa formasi, yaitu formasi guru dan penyuluh pertanian. Untuk data guru honorer berasal dari Kemenpan RB, sedangkan data tenaga penyuluh pertanian berasal dari Kementerian Pertanian.

BACA JUGA :  Usai Sertijab, Bung Karna Paparkan Program Prioritas di Depan Gubernur Jatim dan DPRD Situbondo

Lebih jauh Akhmad Yulianto menegaskan, pelaksanaan tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja akan berlangsung Sabtu 23 Pebruari mendatang, bertempat di SMK Negeri 1 Panji.

Yulianto mengaku, tes PPPK hampir sama dengan tes CPNS yaitu menggunakan system CAT atau Computer Assisted Tes. Para peserta bisa langsung mengetahui nilai hasil tes. Bedanya, tes PPPK  hanya satu kali, karena tidak ada Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) dan Seleksi Kemampuan Bidang (SKB).

Oleh karena itu, Yulianto meminta para pelamar selalu membuka situs BKPSDM atau situs Pemkab Situbondo, karena setiap ada perkembangan hanya di update di situs resmi pemerintah.