15 Hari di Shelter Dinas Sosial, Pengidap ODGJ Ternyata Sembuh

0
Efendi,Pengidap ODGD yang sempat ditampung di Shelter Dinas Sosial, sudah sembuh (Foto: Zaini Zain )

Situbondo-Gedung Shelter milik Dinas Sosial Pemkab Situbondo, ternyata sangat besar manfaatnya. Dinas Sosial membangun Shelter untuk menampung ODGJ atau Orang Dengan Gangguan Jiwa dan Tunawisma.

Salah seorang pengidap gangguan jiwa telah sembuh setelah 15 hari ditampung di ruangan Shelter. Selama berada di ruangan shelter, pengindap gangguan jiwa tersebut dilakukan pendampingan melibatkan psikolog.

Belakangan diketahui, pria tersebut bernama Efendi asal Surabaya. Pria berusia 37 tahun itu diamankan Satpol PP di Kecamatan Mangaran, karena memukul seorang ibu rumah tangga. Oleh Satpol PP kemudian diserahkan ke Dinas Sosial.

Menurut Kepala Dinas Sosial Situbondo, Lutfi Joko Prihatin, Efendi berangsur-angsur pulih ingatannya setelah mendapat pendampingan psikolog di ruang shelter. Efendi ternyata tidak gila melainkan hanya memiliki IQ di bawah rata-rata, sehingga tingkah lakunya seperti orang gila.

Lutfi mengaku, Efendi berasal dari Surabaya. Ia hidup jadi gelandangan dan seperti orang gila, karena kedua orang tuanya sudah meninggal dunia. Kemarin Dinas Sosial telah mengantarkan pulang ke rumah saudaranya di Surabaya karena ingatannya sudah sembuh.

Oleh karana itu, Lutfi meminta masyarakat menginformasikan ke Dinas Sosial, jika memiliki keluarga mengidap seperti Efendi, untuk dilakukan pendampingan di ruangan Shelter.

Lebih jauh Kepala Dinas Sosial, Lutfi Joko Prihatin, mengaku akan mengajukan psikolog ke Kementerian Sosial, untuk menjadi tenaga pendamping permanin di Shelter Dinas Sosial. Menurutnya, keberadaan psikolog sangat membantu penyembuhkan pasien ODGJ atau Orang Dengan Gangguan Jiwa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.