Bakti Sosial, Fatayat NU Situbondo Kunjungi Pasien Rumah Sakit, Santuni Janda dan Anak Yatim

0
BhasaFM
Bhakti Sosial, Ny.Hj Djuwairiyah Fawaid saat menyalami pasien di RSUD Abdoer Rahem Situbondo (Foto : Zaini Zain)

Situbondo- Pengurus Cabang Fatayat NU Situbondo, memiki tradisi bhakti sosial “berbagi berkah” setiap tanggal 10 Muharram. Selain mengunjungi pasien rumah sakit, PC Fatayat Situbondo juga menyantuni janda lanjut usia serta anak yatim piatu di panti asuhan Al-Maimunah, Selasa kemarin.

Bhakti sosial pertama dilakukan di RSUD Abdoer Rahem. Nyai Hj. Djuwairiyah Fawaid yang juga penasehat PC Fatayat NU Situbondo, turut mendampingi para pengurus mengunjungi pasien yang umumnya di rawat di ruang kelas III.

Menurut Ketua PC Fatayat NU Situbondo, Wawik Suciawati, tradisi Fatayat NU Situbondo bhakti sosial setiap tanggal 10 bulan Muharam, sudah dimulai sejak 10 tahun kepemimpinan Nyai Hj. Djuwairiyah Fawaid.

Wawik mengaku, selama mengunjungi pasien di RSUD Abdoer Rahem, pihaknya memberikan santunan serta memberikan support bagi para pasien yang sedang tertimpa musibah. PC Fatayat NU Situbondo juga turut mendo’akan agar para pasien cepat diberi kesembuhan.

BACA JUGA :  Pasca Aksi Bom Bunuh Diri di Medan, Polres Situbondo Perketat Penjagaan

Pernyataan senada diungkapkan Nyai Hj. Djuwairiyah Fawaid. Istri almarhum KHR. Ahmad Fawaid  As’ad itu mengaku, bahwa melakukan kegiatan sosial itu merupakan anjuran Nabi Muhammad terutama di bulan Muharram.

BhasaFM
Pengurus Fatayat NU beri support moral pasien RSUD Abdoer Rahem (Foto : Zaini Zain)

Nyai Djuwairiyah menambahkan, mengunjungi pasien di rumah sakit juga sebagai bahan instrospeksi diri, bahwa kesehatan merupakan nikmat yang tak terhingga yang harus selalu di syukuri. Menurutnya, selain mengunjungi pasien rumah sakit, bhakti sosial juga dilanjutkan dengan pemberian santunan bagi janda lansia dan anak yatim piatu.

Labih jauh Nyai Djuwairiyah meminta, agar tradisi bhakti sosial setiap 10 Muharram itu diteruskan oleh setiap generasi Fatayat NU Situbondo, karena memiliki keutaman tersendiri.