Belanja Dari Rumah, Tujuh Pasar Tradisional Siap Layani Pemesan Online

0
Bhasafm
Suasana pasar tradisional Mimbaan Panji (foto: Zaini Zain)

Situbondo- Pemkab Situbondo akan menerapkan pasar tradisional online untuk menjaga stabilitas ekonomi. Ada tujuh pasar tradisional dipersiapkan melayani pembeli secara online, bagi warga yang sedang tinggal di rumah atau stay at home.

Menurut Sekretaris Daerah, Syaifullah, pasar tradisional online ini akan mulai diterapkan minggu depan. Untuk sementara ada tujuh pasar tradisional besar akan melayani secara online atau sistem siap antar barang.

Syaifullah yang juga Ketua Satgas Covid-19 menjelaskan, pasar online ini sejalan dengan himbauan physical distancing, sekaligus sebagai bentuk pemulihan ekonomi di tengah mewabahnya virus corona.

Syaifullah mengku, para PNS, TNI dan Polri bisa memanfaatkan pasar tradisional online tersebut. Semua barang kebutuhan sehari-hari  tersedia lengkap dengn daftar harganya. Pembeli hanya tinggal memesannya melalui telepon.

Selanjutnya kata Syaifullah, pengiriman  barang akan memanfaatkan becak maupun ojek online. Untuk jarak dekat sekitar satu kilo meter masih bisa memanfaatkan abang becak. Namun untuk jarak pengiriman lebih dari 1 kilometer bisa memanfaatkan ojek online.

BACA JUGA :  Kunker Bu Gubernur

Syaifullah mengatakan, melalui pasar tradisonal online  ini, Bupati menginginkan tetap terjaganya stabilitas ekonomi di Situbondo.  Sesuai amanah Mendagri, bahwa fokus anggaran saat ini, yaitu untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, jaring pengaman sosial serta pemulihan ekonomi.

Untuk sementara kata Syaifullah, pasar tradisional online melibatkan pasar-pasar besar, diantaranya Pasar Besuki, Pasar Widoro Payung,  Pasar Panarukan, Pasar Sumberkolak, Pasar Senggol, Pasar Mimbaan, Pasar Panji dan Pasar Asembagus.

Sementara itu, pemberlakukan pasar tradisional online disambut baik para pedagang, salah satunya Khatijah. Pedagang pasar Mimbaan ini berharap pasar online ini akan mengembalikan omset pedagang. 

Menurutnya, sejak mewabahnya virus Corona di Situbondo, menyebabkan omset pedagang turun sekitar 50 persen.  Pasar sepi pembeli karena banyak warga takut keluar rumah.