Bertahan Karena Tanggung Jawab, Pengawas TPS Tumbang dan Harus Opname di Rumah Sakit

0
BhasaFM
Pengawas TPS opname di rumah sakit (foto: Zaini Zain)

Situbondo– Para penyelenggara Pemilu harus berjuang keras merampungkan hasil Pemilu. Tak ayal, banyak penyelenggara Pemilu tumbang karena kelelahan.  Seorang pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) mendadak drop dan harus dirujuk ke rumah sakit.

Hendrik Kusuma, harus opname di Rumah Sakit Umum Abdoer Rahem Situbondo.  Pengawas TPS 01 Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, mendadak sakit karena kelelahan menyelesaikan rekapitulasi suara.

Divisi Pencegahan Hubungan Masyarakat dan Lembaga Bawaslu Situbondo, Ahmad Farid Ma’ruf mengatakan, Pengawas TPS jatuh sakit sudah opname sejak 18 April lalu.  Hendrik jatuh sakit sehari setelah Pemilu.

Farid menambahkan, Handrik mengalami kelelahan karena mengawal penghitungan surat suara sejak siang hingga pagi hari. Saat penghitungan berlangsung, Hendrik sebenarnya sudah mulai lemas, namun karena tanggung jawab tetap dipaksakan hingga penghitungan selesai.

BACA JUGA :  Pemkab Serahkan Kasus Dana Desa Kalinget ke Aparat Penegak Hukum

Farid mengaku sangat mengapresiasi penyelenggara pemilu di bawah Bawaslu. Mereka jadi penuh tanggung mengawal hasil Pemilu meski harus bekerja dari siang sampai malam. Saat ini, Panwascam sedang mengikuti proses penghitungan di masing-masing PPK. Penghitungan di mulai dari jam 8 hingga jam 12 malam.

Oleh karena itu, Farid tetap menghimbau agar para penyelenggara pemilu tetap menjaga kesehatannya. Pergunakan masa break di sore hari untuk beristirahat maupun memeriksanakan diri ke petugas medis.