Di Era Post Truth, Khofifah Ingatkan Masyarakat Tentang Media Sosial

0
BhasaFM
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa didampingi Ketua PKK Jatim Arumi Bahchsin saat memberikan penghargaan kepada Desa terbaik se Jatim di Kampung Kerapu (Foto : Zaini Zain)

Situbondo- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, menghadiri acara pembukaan Jatim Specta Night Carnival ke-6, di kampung kerapu Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Sabtu sore kemarin.   Khofifah didampingi Ketua Tim penggerak PKK Jawa Timur, Arumi Bachsin.

Di depan ibu-ibu PKK, Khofifah mengingatkan agar berhati-hati di era post truth atau era pasca keberanaran, seiring perkembangan teknologi informasi. Saat ini banyak sekali bertebaran kesimpangsiuran informasi di media sosial yang bisa mengadu domba.

        Khofifah mengajak ibu-ibu PKK memperkuat kerjasama dengan Pemerintah, untuk mensukseskan program-program Pemerintah. Saat ini Pemprov Jawa Timur ingin menuntaskan mata katarak dan stunting hingga 2023 mendatang. Oleh karena itu, Khofifah mengajak ibu-ibu PKK  dan seluruh komponen masyarakat, agar ikut mencari penderita katarak dan stunting di lingkungannya masing-masing.

BACA JUGA :  Kurang Sosialisasi Job Fair Marketing Sepi Pelamar

Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, mendadatangani kerjasama dengan PT Pos Indonesia untuk mendukung kemajuan produk-produk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Jawa Timur.

Sesuai data DPMD Provinsi, Saat ini ada 5. 400 BUMDes dari 7. 724 desa di Jawa Timur. Dari jumlah tersebut baru 431 BUMDes atau sekitar 10 persennya saja yang sudah maju dan  berkembang. Saat ini Pemprov sudah membuat klinik BUMDes, karena menginginkan BUMDes jadi daya ungkit kemajuan perekomian desa.