Diseminasi Buku Khutbah Dan Pelantikan Pengurus Dewan Masjid Indonesia Situbondo

0
BhasaFM
acara Diseminasi Buku Khutbah Bisnis dan Keuangan Syariah (26/10) (foto: Tim redaksi)

Situbondo- Otoritas Jasa Keuangan Regional 4 Jawa Timur (OJK KR 4) (26/10) siang kemarin menyelenggarakan acara Diseminasi Buku Khutbah Bisnis dan Keuangan Syariah, yang bertempat di Aula Kantor Kementrian Agama Kabupaten Situbondo, hadir dalam acara tersebut pengasuh pondok pesantren salafiyah syafi’iyah sukorejo KHR Ahmad Azaim Ibrahimy, bupati situbondo, perwakilan DMI wilayah jawa timur, penyuluh agama islam atau PAI Non PNS kab situbondo serta kurang lebih 250 (dua ratus lima puluh) undangan.

Acara tersebut merupakan salah satu bentuk kegiatan edukasi yang rutin diselenggarakan oleh OJK setiap tahun, sejak tahun 2016. Tujuan utama acara ini adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai konsep bisnis, dan keuangan Syariah, serta implementasinya dalam aktivitas kehidupan sehari-hari, sehingga masyarakat dapat menerapkan prinsip syariah secara menyeluruh.
BhasaFM
pengasuh pondok pesantren salafiyah syafi’iyah sukorejo KHR Ahmad Azaim Ibrahimy, bupati situbondo, perwakilan DMI wilayah jawa timur (foto: Tim redaksi)

Dalam acara tersebut juga dilakukan penyerahan 750 (tujuh ratus lima puluh) eksemplar buku Kumpulan Khutbah Bisnis dan Keuangan Syariah, kepada perwakilan Pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Situbondo, DMI Kabupaten Bondowoso dan DMI Kabupaten Jember yang diikuti dengan kegiatan Pelantikan Pengurus dan Personalia Pimpinan Daerah DMI Kabupaten Situbindo Masa Bakti 2018-2023.

BACA JUGA :  Penuhi Panggilan Kejaksaan Kasus DD, Perangkat Desa Kalianget Mengaku Tak Tahu Keberadaan Kepala Desanya

Kepala OJK Regional 4 Jawa Timur, Heru Cahyono dalam sambutannya menyatakan keuangan syariah di Jawa Timur masih memiliki potensi yang sangat besar untuk terus dikembangkan. Oleh karena itu, kedepannya, OJK menargetkan market share keuangan syariah di Jawa Timur dapat terus meningkat melebihi nasional dan Jawa Timur dapat menjadi barometer keuangan syariah nasional.

Heru Cahyono menyampaikan bahwa hasil kerja keras dan konsistensi seluruh pemangku kepentingan dalam mengembangkan keuangan syariah di Provinsi Jawa Timur telah membuahkan hasil yang baik.

Heru Cahyono juga menegaskan bahwa, upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah masyarakat di Jawa Timur masih menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama oleh seluruh pemangku kepentingan.