DPD Partai Golkar Situbondo Tunjuk Heru Sugiarto Jadi Wakil Ketua DPRD

0
BhasaFM
Ketua DPD Partai Golkar Rahmad menyerahkan SK penunjukan unsur pimpinan DPRD dari partainya (foto: Zaini Zain)

Situbondo- Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Situbondo, kembali menunjuk Heru Sugiarto menjadi Wakil Ketua DPRD Situbondo. Surat penunjukan Heru Sugiarto diantarkan langsung Ketua DPD Partai Golkar Rahmad SH. M. Hum ke Sekretariat DPRD, Senin kemairn.

Masuknya nama unsur pimpinan dari Partai Golkar tersebut, berarti sudah ada tiga partai yang menyetorkan nama unsur pimpinan DPRD, yaitu PKB, Gerindra dan Golkar.  Masih tinggal PPP belum menyerahkan nama yang akan tunjuk menjadi Wakil Ketua DPRD.

Seperti diketahui. Empat besar partai pemenang Pemilu di Situbondo, mendapat jatah unsur pimpinan. PKB sebagai pemenang pemilu dengan 13 kursi di DPRD mendapatkan jatah Ketua DPRD. Disusul PPP dengan perolehan sembilan kursi , Gerindra 6 kursi dan Golkar lima kursi, masing-masing mendapatkan jatah Wakil Ketua.

Ketua DPD Partai Golkar Situbondo, Rahmad, berharap unsur pimpinan DPRD segera terbentuk . Sebab jika belum ada pimpinan definitif, kinerja anggota dewan tidak akan optimal mengingat belum terbentuk Alat Kelengkapan Dewan (AKD).

BACA JUGA :  Kiai Azaim Ingatkan Kaum Muslimin Meneladani Perilaku Sang Rasul

Menurut Rahmad, pembentukan AKD harus sudah rampung Oktober mendatang, karena banyak agenda DPRD yang harus diselesaikan, salah satunya pembahasan RAPBD 2020.

Rahmad mengaku dirinya sudah pernah mengalami jadi anggota dewan sekaligus pernah jadi Wakil Bupati. Oleh karena itu, Rahmad berharap pembentukan AKD nanti bisa dibagi secara proporsional agar tercipta suasana kondusif di DPRD. Apalagi kata Rahmad, dalam waktu dekat Kabupaten Situbondo akan menghadapi pesta lima tahunan yaitu Pilkada.

Sebelumnya, Ketua DPRD Situbondo sementara, Edy Wahyudi, mengaku akhir September ini unsur  pimpinan DPRD definitif diperkirakan sudah rampung. Edy menambahkan, Setelah empat nama unsur pimpinan masuk Sekretariat DPRD, maka akan segera digelar rapat paripurna mengumumkan nama-nama unsur pimpinan. Hal itu sebagai syarat pengajuan SK ke Gubernur.