DPRD Situbondo Minta Satgas Covid-19 Pantau Terus Pasar Tradisional

0
BhasaFM
Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Situbondo, Hadi Prianto (foto: Zaini Zain)

Situbondo- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah  (DPRD) Situbondo, meminta Satgas Covid-19 terus memantau pasar tradisional, mengingat pasar menjadi tempat berkumpulnya masyarakat.

Satgas Covid-19 harus memiliki perhatian khusus, agar keberadaan pasar tradisional benar-benar steril. Satgas juga diminta mengkaji sistem buka tutup pasar karena Situbondo sudah masuk zona merah.

Menurut anggota Komisi II DPRD Situbondo, Hadi Prianto, Satgas harus memiliki perhatian khusus untuk pasar tradisional, mengingat mobilitas kerumunan warga di pasar cukup  tinggi.

Hadi menambahkan, keberadaan pasar harus setiap hari di semprot cairan disinfektan. Selain itu, sosialisasi jaga jarak aman serta selalu cuci tangan saat masuk pasar dan keluar pasar harus dilakukan.

BACA JUGA :  Optimalkan Penegakan Disiplin Pakai Masker, Bupati Minta Mobil Pemburu di Kecamatan Segera Disiapkan

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian Situbondo, Yogie Krispiansah, menyatakan keberadaan pasar tradisional selalu terpantau. Tempat cuci tangan juga sudah tersedia di setiap pasar.

Yogie mengaku, sebagai pelaksana teknis hingga kini belum ada kebijakan baru  terkait pasar tradisional. Kewenangan membatasi buka tutup pasar menjadi kewenangan Bupati memutuskannya.

Seperti diketahui. Saat ini ada 3.900 pedagang menggantungkan mata pencahariannya di pasar tradisional. Mereka tersebar di 17 pasar. Sejak wabah virus Corona mencuat, omset pedagang pasar menurun drastis.