Enam Puskesmas Sediakan Obat Penderita HIV-AIDS

0
BhasaFM
Progremer HIV AIDS Dinas Kesehatan Situbondo, Heryawan (foto: Zaini Zain)

Situbondo- Dinas Kesehatan Pemkab Situbondo memiliki perhatian serius bagi penderita HIV AIDS. Dinkes memberikan obat gratis yang dapat mengembalikan sistem kekebalan tubuh penderita.

Untuk memudahkan penderita mengambil obat, saat ini Dinkes menyediakan obat ARV di enam Puskesmas. Pengobatan HIV AIDS harus dilakukan secara terus menerus seperti pasien penyakit kronis lainnya.

Menurut progremer HIV AIDS Dinkes Situbondo, Heryawan, pengobatan HIV AIDS memang harus dilakukan secara terus menerus. Cara meminum obat juga harus dilakukan tepat waktu setiap harinya. Jika lalai mengonsumsi obat maka pengobatan harus dilakukan dari awal lagi.

Heryawan menambahkan, saat ini sistem pengobatan HIV AIDS bisa dibilang cukup mudah, karena Dinkes memiliki obat sendiri dan diberikan secara gratis. Beberapa tahun lalu, pendeita HIV AIDS masih harus mengambil obat ke Rumah Sakit rujukan di luar kota.

BACA JUGA :  Bupati Dadang Wigiarto Apresiasi Sedotan Bambu Produksi Warga Sumbermalang di Ekspor ke Dubai

Heryawan menambahkan, penderita HIV AIDS meninggal dunia di Situbondo juga mengalami penurunan drastis, karena sistem pengobatan imunitas penderita cukup bagus.  Dari 247 penderita baru tahun ini, sekitar 10 orang diantaranya meninggal dunia.

Menurutnya, penularan penyakit TBC sebenarnya jauh lebih berbahaya dibandingan pengidap HIV-ADIS. Sebab penularan HIV-AIDS hanya melalui hubungan tertentu, seperti seks bebas maupun jarum suntik. Sedangkan penyakit TBC bisa menular melalui kontak langsung saat berkomunikasi.

Data yang diterima Bhasa menyebutkan. Penderita HIV AIDS dari 2010 hingga 2019 mencapai 1.530 orang. Dinas Kesehatan mengajak masyarakat bukan menjauhi penderitanya, melainkan harus menjauhi penyakitnya.