Jadi Pembuat Alat Musik Tetet, Sariyanto Ingin Lestarikan Warisan Budaya Leluhur

0
BhasaFM
Sariyanto memperagakan memainkan alat musik tetet di rumahnya (foto: Zaini Zain)

Situbondo- Apa anda pernah mendengar alat musik tetet??. Saat ini alat musik tradisional tersebut sudah mulai nyaris menghilang dari peredaran. Beberapa pengrajin alat musik tetet sudah tak berproduksi karena tak ada pesanan.

Salah satu seniman yang masih melestarikan alat musik tetet adalah Sariyanto, warga Desa Wringinanom RT 1 RW 1, Kecamatan Jatibanteng. Pria berusia 47 tahun itu masih tetap menggunakan alat musik tetet untuk menghibur masyarakat.

Menurut Sariyanto, dirinya tetap membuat alat musik tetet karena ingin melestarikan budaya leluhur. Sariyanto juga sering mengajari anak-anak bermain alat musik tetet, agar mencintai kebudayaan leluhurnya, di tengah gemburan alat musik modern.

BACA JUGA :  Sakip Dapat Nilai A, Pemkab Situbondo Terima DID Rp. 12 Milliar

Sariyanto mengatakan, alat musik tetet memang tidak hanya ada di Situbondo, melainkan ada di beberapa daerah lain seperti saronin di Madura. Sariyanto mengaku belajar membuat alat musik tetet, karena mencintai kebudayaan peninggalan leluhur.

Alat musik tetet terbuat dari kayu khusus. Sariyanto biasanya butuh waktu dua hari untuk membuat satu buah alat musik tetet, meski tidak untuk diperjual belikan.