Jelang Penutupan, Pendaftar Calon Direktur Pasir Putih Berjumlah 11 Orang

0
BhasaFM
Sekretaris Daerah Situbondo, Syaifullah

Situbondo- Pendaftar calon Direktur Pasir putih terus bertambah. Hingga siang kemarin, jumlah pelamar mencapai 11 orang. Para pelamar ini berasal dari berbagai kalangan profesi.

Menurut Sekretaris Daerah Situbondo, Syaifullah,  proses seleksi calon Direktur Perusda Pasir Putih akan dilakukan secara ketat dan transparan. Pemkab menginginkan calon direktur terpilih nanti benar-benar berkualitas.

Syaifullah yang juga Ketua Pansel mengatakan, direktur terpilih harus orang professional yang benar-benar menguasai tentang pariwisata dan perhotelan. “Tergetnya, harus bisa memperbaiki kinerja pasir putih yang kian merosot” tambah Syaifullah.

Menurutnya, Indikator merosotnya kinerja perusda pasir putih,  bisa dilihat dari menurunnya perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang disetorkan setiap tahunnya.

Syaifullah mengaku, berdasarkan penjelasan direksi perusda pasir putih, menurunkan PAD tersebut disebabkan karena menurunnya pengunjung. Oleh karena itu, direktur terpilih nanti harus bisa menyelesaikan permasalah yang selama ini terjadi.

Lebih jauh Syaifullah mengatakan,”selama ini belum ada trobosan mengubah wajah pasir putih, agar menarik perhatian pengunjung”. Direksi pasir putih hanya bisa menaikan harga, namun PAD yang disetorkan tetap menurun.

Masih menurut Sekda Syaifullah, langkah pertama yang harus dilakukan calon direktur perusda terpilih, yaitu melakukan digitalisasi karcis masuk, karena di beberapa destinasi wisata baru di Situbondo sudah menerapkan karecis digital.

Seperti diberitakan Bhasa sebelumnya, seleksi calon direkrut pasir putih ditutup tanggal 22 Januari. Selanjutnya, pansel akan melakukan seleksi administrasi pelamar. Pelamar yang lulus administrasi akan dilakukan tes psikologi untuk mengetahui kejiwaannya.

Setelah itu, pelamar akan mengikuti tes kompetensi dan wawancara. Pansel melakukan tes secara marathon hingga 25 Januari mendatang, melibatkan tim penguji dari  akademisi dan praktisi serta birokrasi.