Kejaksaan Mulai Selidiki Dugaan Korupsi Pengadaan Pupuk Senilai 700 juta

0
BhasaFM
Ilustrasi

Situbondo-Kejaksaan Negeri Situbondo mulai menyelidiki dugaan korupsi pengadaan pupuk, di Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Pemkab Situbondo.

Pengadaan pupuk senilai 700 jutaan itu dianggarkan melalui APBD 2017. Konon uang ratusan juta itu dipergunakan untuk pengadaan pupuk organik atau bokashi dan MOL (Mikro Organisme Lokal).

Kasi Pidana Khusus Kejari Situbondo, Reza Aditya Wardhana mengatakan, Kejaksaan melakukan penyelidikan pengadaan pupuk organik itu, setelah sebelumnya menerima pengaduan masyarakat.

Menurut Reza, sejauh ini kejaksaan telah meminta keterangan saksi-saksi, termasuk kelompok tani hingga pejabat Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan.

Data yang diterima Bhasa menyebutkan. Pemkab Situbondo melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, menganggarkan pengadaaan pupuk organik sebesar 700 jutaan. Anggaran sebesar itu dipergunakan untuk membantu kelompok tani mengembalikan penyuburan tanah menggunakan pupuk organik. Sayangnya, pengadaan pupuk organik tersebut disinyalir terjadi penyimpangan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here