Komisi E DPRD Jatim Pantau Kesiapan Desa Tangani Covid-19

0
Bhasafm
Komisi E DPRD Jawa Timur memantau penanganan Covid-19 di Desa Tokelan, Kecamatan Panji (foto: Zaini Zain)

Situbondo- Komisi E DPRD Provinsi Jawa Timur melakukan kunjungan kerja ke Situbondo,  memantau kesiapan desa menangani wabah virus Corona.  DPRD Jawa Timur ingin memastikan penanganan jaring pengaman sosial bagi warga miskin terdampak Covid-19.

Salah satu desa yang dipantau DPRD Jawa Timur yaitu Desa Tokelan, Kecamatan Panji. Para anggota DPRD  Jawa Timur itu melihat langsung ruang isolasi yang dipersiapkan pihak desa.

Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Zeiniye, mengatakan, ada enam anggota DPRD turun ke Kabupaten Situbondo dan Bondowoso. Tujuannya, untuk memastikan kesiapan penanganan Covid-19 di setiap desa.

Zeiniye yang juga Ketua DPC PPP Situbondo mengaku, pihaknya ingin memastikan  agar semua program pemerintah bisa tepat sasaran, salah satunya program Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa yang dianggarkan melalui Dana Desa.

BACA JUGA :  Lampu Pasar Asembagus Sempat Mati, Pedagang Pasar Minta Pemkab Tak Korbankan Rakyat Kecil

Zeiniye mengaku, sesuai ketentuan pemerintah desa dapat menganggarkan BLT melalui anggaran Dana Desa maksimal 35 persen. Zeiniye meminta pihak desa melakukan pendataan secara benar agar bantuan tersebut tepat sasaran.

Zeiniye menambahkan, penerima BLT desa harus warga miskin terdampak virus Corona. Catatannya kata Zeiniye, penerima bukan termasuk penerima bantuan PKH, bukan penerima program BPNT atau  Bantuan Pangan Non Tunai, serta bukan penerima Kartu prakerja Data Terpadu Kesejanteraan sosial.

Lebih jauh Zeiniye mengatakan, Komisi E DPRD Jatim perlu memonitor di lapangan, mengingat data  penerima bantuan akan terintegrasi dari desa, Kabupaten hingga Propinsi. Menurutnya, berdasarkan pantauan di Desa Tokelan, penanganan wabah virus Corona sudah sangat baik melibatkan lintas sektoral, mulai pemerintah desa, Polri dan TNI.