Komisi IV DPRD Situbondo Kritik Kecilnya PAD 2018

0

Situbondo– Komisi IV DPRD Situbondo melontarkan kritik terkait Pendapan Asli Daerah (PAD). Komisi IV menilai, PAD yang dilaporkan Pemkab terlihat besar, namun sebenarnya masih sangat kecil.

Sesuai hasil audit BPK, PAD 2018 Pemkab Situbondo sebesar 187 Miliar 287 juta lebih. Padahal dari jumlah PAD tersebut sebesar 110 Miliar 131 juta lebih berasal dari Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sepreti RSUD dan Puskesmas.

Menurut Ketua Komisi IV DPRD Situbondo, Janur Sastra Ananda, PAD 110 Miliar 131 juta yang bersumber dari BLUD, tidak masuk kas daerah, melainkan dikelola sendiri melalui kas BLUD.

BACA JUGA :  Peringatan Maulid Nabi, Kiai Azaim Berceramah “Janji Kemenangan dan Kejayaan Islam”

Janur mengaku, PAD dari BLUD bukan menyetorkan uang, melainkan hanya sebatas angka-angka saja. Pendapatan BLUD akan dikelola kembali untuk mengembangkan penambahan fasilitas rumah sakit dan puskesmas.

Janur menjelaskan, karena PAD 110 miliar dari BLUD tersebut tidak berupa uang, maka PAD yang riil di kasda Pemkab Situbondo sebenarnya hanya sekitar 77 miliar 156 juta.

Oleh karena itu, pria yang juga Ketua Partai Demokrat Situbondo itu meminta, agar Pemkab tidak mengandalkan sumber PAD dari BLUD saja, melaikan harus terus mendorong Perusahaan Daerah agar bisa mendongkrak PAD.