Mengenai SMK 2 Ibrahimy Sukorejo, Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi Dipindah

0

Situbondo- Kementerian PUPR memindah pembangunan jalan tol Probolinggo-Banyuwangi (ProboWangi). Pasalnya, jalan yang akan dilintasi jalur tol mengenai SMK 2 Ibrahimy di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo.

Kepastian pemindahan jalur tersebut diungkapkan Wakil Ketua DPRD Situbondo, Zeiniye, saat berkunjung bersama Komisi III DPRD ke Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional VIII di Surabaya, Selasa kemarin (10/7).

Menurut Zeiniye, kunjungannya ke Pelaksana Jalan Nasional VIII di Surabaya, untuk menindaklanjuti surat tertanggal 11 Mei 2018 lalu. Hasilnya kata Zeiniye sesuai harapan, Kementerian PUPR bersedia memindah jalur tol di Kecamatan Banyuputih ke selatan jalan, meski akan menambah anggaran pembiayaan pembangunan.

Menurut Zeiniye, sejak berkirim surat 11 Mei 2018, pihak Kementerian langsung melakukan asistensi di lapangan. Sekitar pertengahan bulan Juni lalu Kementerian merubah trase jalan tol karena mengenai SMK 2 Ibrahimy.

Zeiniye menambahkan, pemindahan tersebut dilakukan ke selatan jalan, karena menghindari lokasi Pondok Pesantren,  tempat ibadah serta fasilitas umum. Secara resmi lanjut Zeiniye, surat perpindahan jalaur tersebut akan dikirim ke Pengasuh Pondok Pesantren Sukorejo. Saat ini suratnya sudah di meja Dirjen PU.

Lebih jauh Zeiniye mengatakan, sesuai informasi Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional VIII, jalan tol di Situbondo sepanjang 110, 8 Kilo Meter, akan melintasi 14 Kecamatan dan 47 Desa.

Zeiniye menambahkan, akan ada empat pintu exit jalan tol di wilayah Situbondo, yaitu di Kecamatan Besuki, Pasir Putih, Kecamtan Panji, serta Curah Kalak, Kecamatan Jangkar. Pemerintah akan membangun dua rest area, untuk mengakomudir pelaku home industry di Situbondo.