Menteri Susi Sebut Konsumsi Ikan di Jawa Timur Masih Rendah

0
BhasaFm
Menteri KKP Susi Pudjiastuti bersama Wabup Yoyok Mulyadi saat kampanye gemar makan ikan (Foto: Zaini Zain)

Situbondo-Prosentase makan ikan masyarakat Jawa Timur masih rendah, berada di bawah rata-rata nasional. Padahal mengkonsumsi ikan laut sangat bagus mencerdaskan otak dan tidak mengandung kolesterol.

Demikian diungkapkan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti,  saat berkunjung ke Pondok Pesantren Al Fatah Silahul Yaqin, Desa  Curah Kalak, Kecamatan Jangkar, Sabtu (3/11) kemarin.

Menurut Susi Pudjiastusi, pihaknya terus mengkampanyekan gemar makan melalui pondok pesantren sekitar satu setengah bulan lalu di Jawa Timur, mulai Pesantren Gontor, Tebu Ireng dan Situbondo.

Susi menjelaskan, saat ini konsumsi makan ikan masyarakat Jawa Timur yaitu 20 kilo gram,  jauh di bawah rata-rata nasional yaitu 49 kilo gram. Padahal harga ikan lebih murah dibandingkan harga daging.

Susi menambahkan, ikan laut sangat bagus di konsumsi, karena mengandung omega untuk mencerdaskan otak. Oleh karena itu, program gerakan gemar makan ikan merupakan program pemerintah, untuk membangun manusia Indonesia yang sehat, pintar dan punya kapasitas untuk bersaing dalam perekonomian global.

Oleh karena itu kata Menteri Susi, Pemerintah menenggelamkan kapal-kapal Asing pencuri ikan di perairan luat Indonesia. Hal itu dilakukan untuk menjaga kekayaan laut Indonesia. Saat ini ekspor ikan meningkat dan produksi ikan Indonesia nomor satu di Asia Tenggara.

Lebih jauh Menteri Susi Pudjiastuti meminta, agar para nelayan Situbondo ikut menjaga ikan untuk anak cucu di masa mendatang. Caranya menggunakan alat tangkap ikan ramah lingkungan, tidak menggunakan bom, cantrang dan trol.