Merasa Kurang Diperhatikan Pemerintah, Ribuan Warga Pinggiran Hutan Mengadu DPRD Situbondo

0
BhasaFM
Merasa tak diperhatikan pemerintah LMDH Situbondo mengadu ke Komisi II DPRD Situbondo (foto: Zaini Zain)

Situbondo- Ribuan warga Situbondo yang tergabung di Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), merasa tak pernah diperhatikan Pemkab Situbondo. Sejauh ini, warga yang mengelola hutan tersebut tak pernah mendapatkan bantuan peningkatan kesejahteraan dari Pemerintah.

Padahal, masyarakat yang tergabung di LMDH sebagian besar berstatus miskin, yang ikut mengelola hutan untuk mendapatkan penghasilan. Keluhan masyarakat pinggir hutan ini disampaikan saat bertemu Komisi II DPRD Situbondo, kemarin.

Ketua Asosiasi LMDH Kabupaten Situbondo, Hadi Wiyono, mengatakan,  LMDH memang memiliki kewenangan mengelola hutan melalui program perhutanan sosial. Namun penghasilan bagi hasil dari mengelola hutan tersebut sangatlah kecil.

Hadi Wiyono mengaku, sejauh ini memang belum pernah ada bantuan apapun bagi warga pengelola hutan sosial. Padahal, mereka memiliki lembaga berbadan hukum dan sangat membutuhkan bantuan seperti bibit tanaman jagung.

BACA JUGA :  Puluhan Warga Keluhkan Harga Beli Tanah Pembebasan Jalan Tol Probowangi Terlalu Murah

Hadi Wiyono menambahkan, tidak mudah bagi masyarakat pinggir hutan mencari penghasilan di hutan. Banyak kendala-kendala yang mereka hadapi untuk mendapatkan area hutan sosial. Seharusnya kata Hadi Wiyono, Pemerintah ikut hadir memfasilitasi warganya dengan pihak perhutani.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Situbondo, Abdul Aziz mengaku pihaknya akan menindaklanjuti aspirasi warga pinggiran hutan yang disampaikan melalui LMDH. Komisi II akan segera memfasilitasi LMDH bertemu dengan Pemkab maupun Perhutani.

Aziz mengaku, warga yang ikut mengelola hutan sosial harus mendapatkan perlindungan. Pemkab harus memperhatikan nasib mereka agar tak terkesan dimarginalkan, mengingat mereka warga Situbondo dan berhak mendapatkan bantuan peningkatan kesejahteraan.