MOBILE JKN, APLIKASI PINTAR UNTUK SEMUA GENERASI

0
BhasaFM
Narasumber Noor Maida Peserta Pensiunan PNS

Banyuwangi, Jamkesnews – Penggunaan aplikasi mobile JKN mungkin bukan merupakan hal yang asing bagi generasi milenial yang kesehariannya tak luput dari dunia digital. Namun tidak demikian bagi generasi baby boomers seperti Noor Maida. Wanita yang lahir 60 tahun lalu ini kerap memanfaatkan aplikasi mobile JKN. Meski tidak terlalu mahir dalam mengoperasikan setiap aplikasi dalam telepon pintarnya, Noor Maida tak segan belajar menggunakan aplikasi Mobile JKN.

“Saya tahu mobile JKN ini dari anak saya. Dia yang mengunduhkan di HP (Handphone) saya. Lalu saya diajari cara menggunakannya, dan ternyata tidak terlalu sulit juga kalau kita mau belajar ya,” kata wanita yang akrab disapa Noorma (26/12).

Noorma yang merupakan peserta pensiunan PNS dari salah satu radio milik pemerintah ini mengaku sudah sejak beberapa bulan lalu aktif menggunakan mobile JKN. Bahkan Noorma mengetahui setiap ada pembaruan dalam aplikasi ini.

“Aplikasi mobile JKN sekarang semakin menarik. Tampilannya bagus, memang agak kecil yaa, saya harus menggunakan kacamata. Artikel dan tips pola hidup sehat yang sering saya baca. Usia lanjut bukan pantangan untuk terus belajar kan,” seru Noorma bersemangat.

Semakin sering menggunakan aplikasi mobile JKN, Noorma semakin percaya diri memberikan informasi tentang Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) kepada keluarga maupun tetangga sekitar rumahnya. Tak jarang nenek dengan tiga cucu ini menghimbau generasi milenial di sekitarnya untuk aktif menggunakan mobile JKN.

BACA JUGA :  Setiap KUA Punya Data Janda dan Duda Melalui Aplikasi

“Saya suka klik menu baru di aplikasi mobile JKN. Saya jadi tahu ternyata bisa lho ya mendaftar Program JKN dengan mobile JKN ini. Bisa merubah fasilitas kesehatan tingkat pertama juga. Jadi semakin mudah ada aplikasi pintar ini. Tidak perlu repot ke kantor BPJS Kesehatan, apalagi sudah ada KIS Digital. Lengkap sudah,” ucapnya.

Ditemui terpisah, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banyuwangi, Wahyu Santoso, menjelaskan bahwa aplikasi mobile JKN memang dirancang untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat. Baik itu Peserta JKN-KIS maupun calon Peserta JKN-KIS.

“Aplikasi mobile JKN yang dapat diunduh di Playstore dan App Store dirancang agar proses adiministrasi kepesertaan JKN dapat dilakukan secara mandiri oleh Peserta. Tidak perlu ke kantor BPJS Kesehatan, calon peserta dapat mendaftarkan dirinya menjadi peserta JKN-KIS segmen perorangan melalui aplikasi ini,” jelas Wahyu.

Lebih lanjut Wahyu menjelaskan, aplikasi mobile JKN dapat digunakan oleh seluruh segmen peserta JKN-KIS, baik perorangan, peserta pekerja penerima upah, maupun bukan pekerja seperti pensiunan PNS. Untuk perubahan data peserta, cek iuran, cek status pembayaran, skrining kesehatan, info JKN dan tak ketinggalan ada KIS Digital.

“Ada KIS Digital di aplikasi mobile JKN ini. Kalau kartu KIS hilang, rusak atau tertinggal, peserta JKN bisa menggunakan KIS Digitalnya untuk mengakses layanan kesehatan. Tentunya dengan catatan status kepesertaan aktif. Itu artinya iuran harus dibayarkan secara rutin,” tegasnya. (ar/da)