Nyai Juwairiya Fawaid Bakar Semangat Milenial Untuk Memenangkan Jokowi-Ma’ruf

0
BhasaFM
Ny Hj Juwairiya membuka acara workshop milenial anti hoax dan radikalisme

Situbondo– Ibu Nyai Hajjah Juwairiya Fawaid membakar semangat generasi milenial, di acara workshop “Milenial Anti Hoax dan Radikalisme”, di aula gedung PGRI Situbondo, sore kemarin.

Didepan ratusan generasi milenial se Situbondo, Nyai Juwairiya menyampaikan untuk tidak golput dan ikut memenangkan Capres-Cawapres Nomor 01 Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin pada tanggal 17 April mendatang.

BhasaFM
Workshop milenial anti hoax dan radikalisme (foto: Zaini Zain)

Menurut Nyai Juwairiyah,  generasi milenial merupakan generasi penerus bangsa. Mereka yang hidup ditengah pesatnya perkembangan teknologi informasi pasti lebih cerdas untuk memilih pemimpinnya, dengan melihat  track record serta terbukti kinerjanya.

Istri mendiang KHR Ahmad Fawaid As’ad, pengasuh ketiga Pondok Pesantren Salafiyah-Syafi’iyah Sukorejo itu mengatakan, Keterlibatan generasi milenial memilih pemimpin akan sangat menentukan masa depan bangsa Indonesia lebih baik lagi.

Oleh karena itu, Nyai Juwaiya mengajak generasi milenial Situbondo memilih pasangan Jokowi-KH Ma’ruf Amin. Kepemimpinan Presiden Jokowi selama 4,5 tahun terakhir ini telah menunjukan kemajuan di berbagai bidang. Pemerintahan Jokowi mengedepankan pembangunan berasaskan keadilan sosial.

Nyai Juwairiya mengaku optimis, pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin, akan mendapatkan dukungan 60 persen suara milenial Situbondo.

Lebih jauh Nyai Hajjah Juwairiya Fawaid mengaku, sebagai Koordinator “Nyai Bersatu” di tapal kuda, dirinya akan terus melakukan kampanye cerdas, untuk mencari dukungan memenangkan pasangan nomor 01.

Saat ini kata Nyai Juwairiya, banyak masyarakat maupun generasi milenial masih bimbang menentukan pilihan, karena pengaruh informasi hoax yang berkembang di media sosial.

Nyai Juwairiya mengaku dirinya bersama barisan “Nyai Bersatu”, akan terus melawan penyebaran hoax. Selama ini penyebaran hoax secara massif dan sistematis sangat menyudutkan Presiden Jokowi.