Pariwisata dan Ketahanan Pangan Jadi Isu Strategis Pembangunan 2019 Mendatang

0
BhasaFM
Musrenbang RKPD (Foto: Zaini Zain)

Situbondo– Program ketahanan pangan dan pariwisata, menjadi salah satu isu strategis pembangunan Pemkab Situbondo 2019 mendatang. Pernyataan ini disampaikan Bupati Dadang Wigiarto, usai memimpin Musrembang Rencana Kegiatan Pembangunan Daerah (RKPD), di lantai II Pemkab Situbondo, Kamis kemarin (15/3).

Menurut Dadang, Pemkab akan fokus sembilan program pembangunan pada APBD 2019 mendatang. Melalui sembilan isu program strategis tersebut, Pemkab bisa melakukan intervensi untuk mensejahterakan masyarakat.

Dadang menjelaskan, selain masalah peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, Pemkab akan fokus ketahanan pangan  dan pariwisata. Melalui sektor pariwisata ini diharapkan akan berdampak luas terhadap pengembangan ekonomi. Selain bisa dinikmati pengusaha lokal Situbondo, pariwisata diharapkan dapat menumbuhkan perekonomian masyarakat.

Dadang mengaku, memajukan sektor pariwisata tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah, tanpa melibatkan pihak swasta. Pemkab telah memfasilitasi menarik investor masuk ke Situbondo. Saat ini sudah ada empat investor berencana menanamkan modalnya di sektor Pariwisata. Jika rencana investor itu sesuai rencana, maka postur APBD 2019 mendatang pasti akan semakin bagus.

Dadang menambahkan, beberapa lokasi wisata telah ditawarkan untuk dikelola investor, diantaranya sebelah timur obyek wisata Pasir Putih, Taman Nasional Baluran, PTPN diluar Taman Nasional Baluran serta Rengganis  dan kawasan hutan di Pasir Putih.

Lebih jauh Dadang Wigiarto mengatakan, selama lima tahun terakhir ini, angka kemiskinan di Situbondo menurun mencapai 10 digit. Penurunan angka kemiskinan tersebut disebabkan karena adanya pertumbuhan ekonomi lokal.