Pasar Tradisional Tetap Buka, Tapi Harus Tetap Steril Dari Covid-19

0
BhasaFM
Suasana pasar tradisional di Situbondo (foto dok Bhasa)

Situbondo- Dinas Perdangan dan Perindustrian Pemkab Situbondo, memastikan tidak ada penutupan pasar tradisional. Kepastian ini sekaligus menepis rumor yang berkembang aka nada penutupan pasar.

Saat ini, ada 3. 900 pedagang menggantungkan mata pencahariannya di pasar. Wabah virus Corona, memang mempengaruhi omset pedagang, namun harga di pasaran masih relative stabil.

Menurut Sekretaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian Pemkab Situbondo, Yogie Krispian Sah, pihaknya sudah melakukan rapat bersama seluruh kepala pasar, Rabu kemarin. Hasilnya, tetap membuka pasar tradisional namun harus harus tetap steril.

Yogie mengatakan, pasar tradisional menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat. Ada sekitar 3. 900 pedagang tersebar di 17 pasar tradisional. Pengelola pasar diminta tetap mendukung pencegahan penyebaran virus Corona, mengingat pasar menjadi tempat berkumpulnya masyarakat.

BACA JUGA :  Pasien Corona Bertambah Jadi Enam Orang, Situbondo Urutan Keempat Terbanyak di Jawa Timur

Yogie mengaku seluruh pasar harus memperhatikan ketentuan Satgas COVID-19. Setiap pasar harus menyediakan tempat cuci tangan, serta tetap  menjaga jarak aman antara pedagang dan pembeli.        

Yogie menambahkan, sejauh ini harga di pasaran masih relatif stabil, kecuali harga gula yang melonjak naik. Mahalnya harga gula di pasaran bukan hanya di Situbondo saja, melainkan terjadi secara nasional.