Pengadaan Beras BPNT Harus Mengambil Beras Situbondo

0
BhasaFM
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Situbondo, Lutfi Joko Prihatin

Situbondo- Pengadaan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) diharuskan membeli beras asli Situbondo. BPNT merupakan  pengganti bantuan beras raskin yang diterima warga miskin di Situbondo.

Ada 70 ribu 657 warga miskin menerima Bantuan Pangan Non Tunai. Setiap warga miskin menerima bantuan BPNT sebesar 110 ribu. Uang tersebut hanya bisa dicairkan dalam bentuk beras dan telur melalui E-Warung.

“sesuai hasil kesepakatan bersama, pengadaan beras untuk Bantuan Pangan Non Tunai, harus dibeli dari hasil petani Situbondo, karena berdasarkan laporan Dinas Pertanian produksi beras di Situbondo masih surplus”, Kata Kepala Dinas Sosial Pemkab Situbondo, Lutfi Joko Prihatin.

“ada 114 e warung penyalur bantuan pangan non tunai. E warung yang sudah ditunjuk pihak Bank harus membeli beras hasil pertanian Situbondo. Jika tidak pihak Bank harus mencabut ijin e warung tersebut” sambung Lutfi.

Lutfi mengaku, penyaluran bantuan pangan non tunai memang harus terus di evaluasi. Keberadaan 114 e warung masih belum memenuhi, karena idealnya harus 284 e warung untuk penyaluran bantuan bagi 70 ribu 657 keluarga penerima manfaat. Selain itu Lutfi, pengadaan telur memang baru sebagian bisa diambilkan dari peternak Situbondo.

Data yang diterima Bhasa menyebutkan. Pengadaan beras bantuan pangan non tunai yang harus diambilkan dari Situbondo, merupakan petunjuk Bupati Dadang Wigiarto. Petunjuk Bupati ini kemudian disepakati melalui rapat bersama antara Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Peternakan dan Kepala Ketahanan Pangan.