Pengobatan terapi Al-Qur’an pertama dilakukan di Rumah Tahanan Situbondo

0
BhasaFM
Pengobatan rukyah atau terapi Al-Qur’an di Rumah Tahanan Negara Situbondo (23/11) (foto: Zaini Zain)

Situbondo-Pengobatan ruqyah atau terapi Al-Qur’an, merupakan yang pertama kali dilakukan di Rumah Tahanan Negara Situbondo.  Demikian diungkapkan Kepala Rutan Situbondo, Alip Purnomo, Jumat (23/11) kemarin.

Menurut Alip, pengobatan ruqyah ini sangat positif, karena melalui terapi Al-Qur’an, warga binaan tak hanya terdeteksi menderita penyakit medis, melainkan juga nonmedis yang bersifat supranatural.

Alip mengaku, pengobatan ruqyah ini juga sebagai bentuk penguatan mental spiritual warga binaan. Mengingat seluruh warga binaan beragama Islam, maka terapi Al-Qur’an atau ruqyah diharapkan bisa membuat pribadi mereka akan semakin baik.

Alip menambahkan, selain melakukan pengobatan ruqyah, pihaknya juga rutin menggelar kegiatan keagamaan berupa pengajian. Rutan Situbondo bekerjasama dengan sejumlah pondok Pesantren di Situbondo, maupun dengan Perguruan Tinggi Islam.

BACA JUGA :  Ada Tambahan 22 Pasien Covid Baru di Situbondo, Tiga Kecamatan Jadi Zona Merah

Lebih jauh Kepala Rutan Situbondo, Alip Purnomo, mengatakan, sebanyak 233 warga binaan Rutan Situbondo, sebagian besar warga Situbondo. Selama menjalani hukuman mereka dilatih berbagai keterampilan. Ada pula kegiatan belajar kejar paket keaksaraan fungsional.

Alip meminta dukungan semua pihak, agar program pembinaan bisa dilakukan melalui berbagai sektor. Yang pasti kata Alip, begitu keluar penjara warga binaan sudah siap dengan kehidupan barunya di tengah masyarakat.