Penuh Inspirasi, Seniman Situbondo Melukis Gunakan Ampas Kopi

0
BhasaFM
Taufik Hasan melukis piring menggunakan ampas kopi (foto: Zaini Zain)

Situbondo- Banyak cara dilakukan seniman lukis untuk menghasilkan karya yang penuh inspirasi. Taufik Hasan menggunakan ampas kopi menjadi bahan dasar melukis.

Seniman yang tinggal di Desa Wonokoyo, Kecamatan Kapongan, bisa melahirkan berbagai karya seni lukis hanya menggunakan ampas kopi. Selain melukis ke daun kering dan kertas, Taufik juga bisa melukis ampas kopi menggunakan piring.

BhasaFM
lukisan ampas kopi diatas piring (foto: Zaini Zain)

Taufik mengaku, hanya butuh waktu 10 hingga 15 menit untuk membuat sebuah karya lukis. Melukis menggunakan ampas kopi lebih ekonomis, karena tak perlu mengeluarkan biaya. Sisa ampas ngopi tinggal dipergunakan untuk melukis.

Untuk melukis daun maupun kertas, Taufik hanya menggunakan goresan tangan dan tusuk bambu. Tusuk bambu digunakan untuk memperhalus setiap bagian terkecil lukisannya.

BACA JUGA :  Personil Pengamanan Pilkada Dibekali Cara Evakuasi Pasien Covid-19

Bagi Taufik, melukis menggunakan ampas kopi memiliki sensasi dan imajinasi tersendiri. Setiap goresan tangannya selalu melahirkan beragam makna, mulai lukisan pemandangan hingga melukis wajah seseorang menggunakan ampas kopi. Penuh inspirasi bukan!??.

Menurut Taufik, sebagai seniman lukis dirinya sudah menggunakan berbagai media lukis. Taufik mengaku lebih suka melukis menggunakan bahan dasar ampas kopi maupun pelepah pisang. Selain memiliki nilai seni tinggi, juga memiliki tantangan tersendiri, yaitu merubah yang biasa menjadi luar biasa.

Saat ini kata Taufik, seni lukis ampas kopi sudah mulai laku terjual ke beberapa daerah. Taufik bisa melukis sesuai pesanan pembelinya, termasuk membuat lukisan kaligrafi dan lukisan wajah tokoh-tokoh besar di Republik ini.