Penutupan Undakan Sungai Menuai Protes

0
BhasaFM
Penutupan undakan sungai kawasan perkotaan menuai prokontra warga bantaran sungai (foto: Zaini Zain)

Situbondo- Warga bantaran sungai irigasi kawasan perkotaan protes, menyusul dilakukannya penutupan undakan sungai. Penutupan akses warga ke sungai menuai prokontra karena dinilai membebani sebagian warga memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Tidak diketahui secara jelas Dinas yang telah menutup undakan atau tangga jalan ke sungai. Namun kabarnya, penutupan tersebut dilakukan agar warga bantaran sungai tidak Buang Air Besar (BAB) sembarangan di sungai.

Salah seorang warga bantaran sungai, Gazali mempertanyakan tujuan penutuan undakan sungai tersebut, karena penutupan itu sangat berdampak bagi warga bantaran sungai.

BACA JUGA :  Sudah 132 Desa di Situbondo Terbentuk KIM

Pria asal Kelurahan Dawuhan itu menambahkan, jika tujuan pemerintah menutup undakan itu agar sungai tak kotor akibat ada sebagian warga mandi, mencuci atau BAB, maka pemerintah harus juga menyetop pembuangan limbah industri ke sungai.

Menurut Gazali, dirinya tak pernah beraktifitas di sungai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.  Gazali mengaku hanya ikut menyuarakan kegelisahan warga yang menilai penutupan tersebut hanya dilakukan sepihak.

Gazali mengatakan, warga bantaran sungai irigasi kawasan perkotaan, sebenarnya malas beraktifitas ke sungai. Jika sebagian dari mereka masih mencuci atau mandi, mungkin karena terpaksa karena aliran air PDAM sangat kecil terutama di pagi hari.