Penyidik PPA Minta Keterangan Delapan Siswi SD Diduga Jadi Korban Pencabulan Oknum Guru

0
salah satu korban pencabulan guru (Foto: Zaini Zain)

Situbondo-Penyidik Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Situbondo, kembali meminta keterangan delapan orang siswi Sekolah Dasar, yang mengaku jadi korban pencabulan gurunya berinisial JM.

Seperti diberitakan sebelumnya, ada sembilan orang siswi mengaku jadi korban pencabulan oknum bahasa daerah tersebut. Bahkan tiga dari sembilan siswi itu masih duduk di bangku kelas 1  salah satu SD Negeri di Kecamatan Banyuputih.

Menurut Kasubag Humas Polres Situbondo, Iptu Nanang Priyambodo, penyidik sangat berhati-hati memeriksa para korban, mengingat status mereka masih anak di bawah umur.

Nanang menambahkan, penyidik sedang mendalami dugaan pencabulan yang dilakukan oknum guru tersebut. Selama dimintai keterangan, delapan siswi SD tersebut didampingi orang tuanya masing-masing.

Selain itu kata Nanang, saat ini penyidik masih menunggu hasil visum dari Rumah Sakit Umum Daerah Situbondo. Hasil visum ini akan menjadi bukti pendukung dugaan kasus pencabulan siswi SD tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya. Dugaan aksi pencabulan terungkap, saat salah seorang guru melapor Kepala Sekolah. Pihak sekolah kemudian berkoordinasi dengan UPTD setempat dan pengawas sekolah.

Sebelum dilaporkan ke Polisi, konon ada keluarga oknum guru mendatangi keluarga salah seorang korban, menawarkan untuk diselesaikan secara kekeluargaan. Namun wali murid menolak dan tetap meminta polisi memprosesnya secara hukum.